Telkom Digisummit 2019: Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia Melalui Inovasi Teknologi Edukasi Digital

Telkom Digisummit 2019: Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia Melalui Inovasi Teknologi Edukasi Digital

Telkom Digisummit 2019 Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia Melalui Inovasi Teknologi Edukasi Digital
Telkom Digisummit 2019 Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia Melalui Inovasi Teknologi Edukasi Digital

Telkom Indonesia gelar konferensi tahunan Telkom Digisummit 2019 pada Kamis (11/04/2019), kali ini dengan tema Embracing Digital Edutainment for Digital Indonesia. Melalui acara ini, Telkom memamerkan berbagai produk inovasi baru yang berbasis digital di bidang pendidikan dan hiburan. Menurut Chief Strategy Officer TelkomGroup David Bangun, kebutuhan masyarakat Indonesia akan akses internet kian cepat meningkat. Industri digital dinilai memiliki potensi besar untuk menyumbang perekonomian Indonesia. Karena itulah, Telkom menambahkan tema edukasi selain entertainment dalam pilihan layanan digitalnya untuk memberikan experience terbaik bagi masyarakat.
inovasi teknologi edukasi untuk kemajuan pendidikan

Direktur Telkom bersama perwakilan di booth teknologi edukasi KIPIN ATM dalam acara Telkom Digisummit 2019.

Kementerian Perindustrian juga optimis terhadap prospek pertumbuhan

industri digital nasional yang diproyeksikan tumbuh di atas 11% per-tahun, berkat jaringan internet yang akan terhubung ke seluruh wilayah di Indonesia. Namun ketika industri sudah siap dan ekosistem sudah mulai terbentuk menurut Gogot Suharwoto, Kapustekkom Kemendikbud melalui sesi diskusi bertajuk Digital Education Challenge, tantangan lain bagi Indonesia adalah talenta digital itu sendiri. Talenta yang dimaksud yakni pemain-pemain start up yang menciptakan inovasi baru di berbagai bidang khususnya pendidikan.

Pendidikan.id sebagai praktisi start up (teknologi digital) bidang edukasi menyampaikan inovasi barunya dalam sesi diskusi tersebut. Direktur Pendidikan.id Santoso Suratso mengatakan bahwa terus meningkatnya penggunaan teknologi digital di Indonesia tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian negara, namun juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Karena tantangan inilah, Pendidikan.id mengembangkan inovasi produk-produk digital yang berfungsi sebagai sarana belajar siswa. Tidak hanya untuk belajar secara pribadi di rumah, namun juga produk digital yang dapat digunakan untuk proses belajar-mengajar di kelas.

Santoso mengungkap, sudah saatnya pendidikan Indonesia mengikuti

revolusi digital yang tak terelakkan. “Teknologi digital sudah menjadi gaya hidup dan terbukti memudahkan banyak pekerjaan manusia di era milenial. Itu artinya, teknologi digital juga berpotensi untuk membantu kemajuan pendidikan,” ujarnya. Perpustakaan digital KIPIN ATM disebut sebagai contoh produk teknologi edukasi (ed-tech) yang dapat menyentuh pendidikan hingga ke pelosok daerah, bahkan luar negeri. Hal ini karena KIPIN ATM memiliki belasan ribu konten pembelajaran yang dibutuhkan pelajar mulai dari buku pelajaran, video pendidikan, latihan soal hingga komik literasi. KIPIN ATM dapat diakses secara offline, namun tetap ada update konten berkala. Semua konten dapat dikirim ke smartphone masing-masing pelajar secara offline, tanpa pulsa ataupun kuota internet.
kualitas pendidikan, solusi masalah pendidikan indonesia

Pameran inovasi teknologi digital dalam acara Telkom Digisummit 2019.

KIPIN School merupakan contoh teknologi edukasi lain yang sepadan

dengan KIPIN ATM, namun berbeda bentuk dan fungsi. KIPIN School berbentuk aplikasi dan berfungsi sebagai sarana belajar mengajar di sekolah. Pemanfaatan KIPIN School menjadi solusi praktis kegiatan pendidikan karena hemat biaya, waktu dan tenaga para siswa serta tenaga pendidik. “Siswa tidak perlu lagi repot membawa banyak buku, membeli buku, dan kebingungan jika ada materi yang belum dipahami dari penjelasan guru. Ditambah lagi, ada fitur ujian online yang memungkinkan sekolah untuk melaksanakan tugas, UH, UTS dan UAS secara online melalui KIPIN School,” jelas Santoso.

 

Baca Juga :

Pentingnya Pendidikan, Lebih dari Sekadar Lembaran Ijazah!

Pentingnya Pendidikan, Lebih dari Sekadar Lembaran Ijazah!

Pentingnya Pendidikan, Lebih dari Sekadar Lembaran Ijazah!
Pentingnya Pendidikan, Lebih dari Sekadar Lembaran Ijazah!

Buat apa sekolah tinggi-tinggi? Sayang banget waktu dan uangnya dihabiskan untuk sekolah. Mending langsung kerja saja, bisa dapet uang lebih cepat daripada orang yang masih sekolah. Sekolah tinggi-tinggi juga percuma, tetap susah mencari pekerjaan.”

Percayalah, ungkapan seperti ini masih sering terdengar di masyarakat abad ke-21! Bahkan mungkin juga kita sendiri adalah salah satu orang yang setuju dengan anggapan itu. Berbagai pertimbangan menyeruak dalam pikiran, hingga akhirnya membuat kita galau untuk memutuskan lanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau tidak. Sebenarnya tanpa dipikir panjang pun jawabannya sederhana, “Ya, lanjut!” karena pendidikan itu sangat penting.

Definisi pendidikan menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Berdasarkan definisi ini, jelas bahwa tujuan pendidikan itu sangat luas untuk kehidupan sehari-hari, tidak hanya sekadar sebagai tempat mencari ijazah dan pekerjaan. Nah, lantas apa saja fungsi atau tujuan pendidikan itu? Apa pentingnya menuntut ilmu setinggi langit seperti kata pepatah? Berikut 5 alasan yang bisa menyanggah pola pikir kamu tentang seberapa pentingnya pendidikan!
pentingnya pendidikan tinggi, manfaat pendidikan, pendidikan untuk kemajuan negaraIlustrasi pendidikan sejak usia dini. (sumber foto canva.com, photo by Pixabay)

Memberikan pengetahuan dan wawasan baru. Ini adalah hal paling penting

yang tidak bisa dipungkiri. Kita bisa mendapatkan banyak pengetahuan dan wawasan baru melalui pendidikan, baik yang berhubungan dengan bidang ilmu yang sedang kita tuntut ataupun tidak. Misalnya jika kita sekolah, kuliah / kursus bidang ilmu akuntansi, maka kita akan menguasai seluk-beluk akuntansi. Ditambah lagi dengan pengalaman dan pengetahuan tentang kehidupan yang kita alami sendiri, ataupun yang dibagikan oleh teman-teman.

Membentuk sudut pandang. Wawasan yang kita miliki dapat memberi dan membentuk sudut pandang kita tentang kehidupan. Akan ada banyak pandangan baru yang mengubah pola pikir kita terhadap dunia. Misalnya, pandangan kita tentang kebhinekaan, tentang politik, SARA, budaya dsb. Pikiran kita menjadi lebih luas dan terbuka.

Membangun karakter. Didikan lembaga pendidikan akan menentukan

karakter tiap anak didiknya. Mulai dari kedisiplinan, integritas, sopan santun hingga kejujuran. Pendidikan juga memupuk kita menjadi individu yang semakin dewasa, mampu merencanakan masa depan dan mengambil keputusan yang tepat. Lembaga pendidikan juga sebagai tempat kita bersosialisasi dengan banyak teman, sehingga kita dapat belajar memahami karakter orang lain dan melatih kita untuk lebih humanis.
pentingnya pendidikan untuk karir, lanjut sekolah atau bekerjaIlustrasi pendidikan lanjut di perguruan tinggi. (sumber foto canva.com, photo by Pixabay)

Mempersiapkan karir. Tidak dapat dipungkiri bahwa karir memang menjadi

salah satu tujuan orang berpendidikan tinggi. Memang benar, dengan ijazah sekolah menengah saja sudah cukup untuk bekal mencari pekerjaan. Namun yang perlu diingat, standar pendidikan semakin hari semakin tinggi. Perusahaan dengan posisi dan gaji terbaik pun cenderung menuntut karyawan untuk berpendidikan lebih tinggi. Meski ada peluang bagi lulusan sekolah menengah, namun rasionya sangat kecil disertai dengan syarat-syarat lainnya.

 

Sumber :

https://jurnal.darmajaya.ac.id/index.php/JurnalBisnis/comment/view/500/474937/1106186

Kesuksesan Digitalisasi Sekolah Daerah 3T Bergantung pada Platform Pendidikan Digital yang dapat Diakses Gratis oleh Siswa

Kesuksesan Digitalisasi Sekolah Daerah 3T Bergantung pada Platform Pendidikan Digital yang dapat Diakses Gratis oleh Siswa

Kesuksesan Digitalisasi Sekolah Daerah 3T Bergantung pada Platform Pendidikan Digital yang dapat Diakses Gratis oleh Siswa
Kesuksesan Digitalisasi Sekolah Daerah 3T Bergantung pada Platform Pendidikan Digital yang dapat Diakses Gratis oleh Siswa

Pada 18 September 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Muhadjir Effendy meluncurkan program ‘Digitalisasi Sekolah’ di salah satu pulau terluar Indonesia, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Peluncuran program ini bertujuan dalam rangka pengembangan digitalisasi sekolah khususnya di daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) yang ditandai dengan pemberian sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berupa gawai atau tablet kepada sekolah dan siswa.

Pelaksanaan program ‘Digitalisasi Sekolah’ merupakan bentuk inovasi pembelajaran berbasis digital yang dimulai dengan mempersiapkan konten berupa platform digital dimana seluruh materi pelajaran sekolah (bahan ajar) dimasukkan ke dalam jaringan untuk dapat digunakan bersama, baik oleh guru, siswa dan sekolah.
Digitaliasi sekolah, digitalisasi pendidikanKIPIN ATM digunakan di Sekolah Gracia, Kota Surabaya.

Pendidikan.id memperkenalkan sebuah platform digital buatan karya anak bangsa yang dinamakan ‘KIPIN (Kios Pintar) ATM’ yang memiliki konsep ‘Digital Library’ berbentuk seperti mesin ATM di mana semua materi pelajaran sekolah yang dibutuhkan siswa sudah ada didalam KIPIN ATM dan tersedia untuk tingkat Prasekolah, SD, SMP, SMA & SMK, seperti :
-Buku Pelajaran Sekolah (terbitan Kemendikbud)
-Video Pendidikan
-Latihan Tryout
-Bacaan Literasi

KIPIN ATM sangat cocok dan relevan dengan pernyataan Mendikbud,

Muhadjir Effendy yang mengatakan bahwa para siswa harus memiliki karakter kemandirian, salah satunya dengan mengubah pola pembelajaran dari ‘teacher centered’ menjadi ‘student centered’. Dengan KIPIN ATM, para siswa dapat mencari sumber belajarnya sendiri karena di KIPIN ATM sudah tersedia materi pelajaran sekolah lengkap (data akan diupdate setiap bulan) di mana siswa dapat menentukan pilihannya, apakah ingin belajar melalui buku, video, latihan soal atau menggunakan bacaan literasi.

Ribuan data yang ada di dalam KIPIN ATM ini dapat diunduh GRATIS tanpa mengurangi pulsa ataupun kuota internet, karena sudah dilengkapi dengan 2 (dua) teknologi yang dinamakan ‘eduSPOT’ dan ‘Download & Go’.
perpustakaan digital daerah 3TIlustrasi KIPIN ATM digunakan di balai desa.

Apa itu ‘eduSPOT’ dan apa kelebihannya?
KIPIN ATM sudah dilengkapi dengan jaringan WIFI yang dinamakan ‘eduSPOT’ di mana ribuan data (materi pelajaran sekolah: buku, video, latihan soal & bacaan literasi) yang ada di dalam KIPIN ATM bisa diunduh ke gawai pengguna tanpa membutuhkan jalur internet, pulsa ataupun kuota internet (GRATIS 100%).

Lalu, apa kelebihan ‘Download & Go’?

Setiap data (materi pelajaran sekolah) yang sudah terunduh akan dapat digunakan kapan dan di mana saja tanpa membutuhkan jalur internet lagi.

Selain itu, KIPIN ATM juga sangat cocok dipakai untuk semua daerah di Indonesia khususnya daerah 3T karena sangat flexible, tidak membutuhkan area yang besar, tidak perlu maintenance, tidak membutuhkan operator dan hanya membutuhkan jalur listrik saja.

KIPIN ATM dan program ‘Digitalisasi Sekolah’ merupakan paket yang

sangat cocok, salah satunya karena di daerah 3T kebanyakan belum tersedia internet. Kalaupun terdapat akses internet, pastinya akan sangat lambat dan terputus-putus. Oleh karena itu, ‘eduSPOT’ menjadi layanan dan solusi yang paling tepat.

Hadirnya ‘KIPIN ATM’ diharapkan dapat menjadi partner yang cocok untuk program ‘Digitalisasi Sekolah’ sehingga dapat memanfaatkan perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk mempermudah proses belajar mengajar yang menjadi implementasi dari new learning untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

 

Sumber :

https://jurnal.darmajaya.ac.id/index.php/JurnalBisnis/comment/view/500/474937/1106186

Jenis dan Fungsi Pasar Modal

Jenis dan Fungsi Pasar Modal

Jenis dan Fungsi Pasar Modal
Jenis dan Fungsi Pasar Modal

Pasar modal dibedakan menjadi 2 yaitu pasar perdana dan pasar sekunder :
1. Pasar Perdana ( Primary Market )
Pasar Perdana adalah penawaran saham pertama kali dari emiten kepada para pemodal selama waktu yang ditetapkan oleh pihak penerbit (issuer) sebelum saham tersebut belum diperdagangkan di pasar sekunder. Biasanya dalam jangka waktu sekurang-kurangnya 6 hari kerja. Harga saham di pasar perdana ditetukan oleh penjamin emisi dan perusahaan yang go public berdasarkan analisis fundamental perusahaan yang bersangkutan.
Dalam pasar perdana, perusahaan akan memperoleh dana yang diperlukan. Perusahaan dapat menggunakan dana hasil emisi untuk mengembangkan dan memperluas barang modal untuk memproduksi barang dan jasa. Selain itu dapat juga digunakan untuk melunasi hutang dan memperbaiki struktur pemodalan usaha. Harga saham pasar perdana tetap, pihak yang berwenang adalah penjamin emisi dan pialang, tidak dikenakan komisi dengan pemesanan yang dilakukan melalui agen penjualan.
2. Pasar Sekunder ( Secondary Market )
Pasar sekunder adalah tempat terjadinya transaksi jual-beli saham diantara investor
setelah melewati masa penawaran saham di pasar perdana, dalam waktu selambat-lambatnya 90 hari setelah ijin emisi diberikan maka efek tersebut harus dicatatkan di bursa.
Dengan adanya pasar sekunder para investor dapat membeli dan menjual efek setiap saat. Sedangkan manfaat bagi perusahaan, pasar sekunder berguna sebagai tempat untuk menghimpun investor lembaga dan perseorangan.
Harga saham pasar sekunder berfluktuasi sesuai dengan ekspetasi pasar, pihak yang berwenang adalah pialang, adanya beban komisi untuk penjualan dan pembelian, pemesanannya dilakukan melalui anggota bursa, jangka waktunya tidak terbatas. Tempat terjadinya pasar sekunder di dua tempat, yaitu:
1.Bursa reguler
Bursa reguler adalah bursa efek resmi seperti Bursa Efek Jakarta (BEJ), dan Bursa Efek Surabaya (BES)
2.Bursa paralel
Bursa paralel atau over the counter adalah suatu sistem perdagangan efek yang terorganisir di luar bursa efek resmi, dengan bentuk pasar sekunder yang diatur dan
diselenggarakan oleh Perserikatan Perdagangan Uang dan Efek-efek (PPUE), diawasi dan dibina oleh Bapepam. Over the counter karena pertemuan antara penjual dan pembeli tidak dilakukan di suatu tempat tertentu tetapi tersebar diantara kantor para broker atau dealer.

Baca Juga :

Investasi dan Pelaku Pasar Modal

Investasi dan Pelaku Pasar Modal

Investasi dan Pelaku Pasar Modal
Investasi dan Pelaku Pasar Modal

Dewasa ini telah dikembangkan suatu model dalam pengambilan keputusan tentang usul investasi yang berada dalam suatu portofolio, dimana proyek baru yang diusulkan itu dikaitkan dengan proyek-proyek lainnya yang ada dalam suatu perusahaan.
Proyek-proyek investasi itu mempunyai risiko yang tidak independent Awat (1999 : 276).
Harapan keuntungan suatu portofolio adalah rata-rata tertimbang dari harapan keuntungan surat berharga yang diperbandingkan dalam portofolio tersebut. Para pemain utama yang terlibat di pasar modal dan lembaga penunjang yang terlibat langsung dalam proses transaksi antara pemain utama sebagai berikut Kasmir(2001 : 183-189) :
1. Emiten. Perusahaan yang akan melakukan penjualan surat-surat berharga atau melakukan emisi di bursa (disebut emiten). Dalam melakukan emisi, para emiten memiliki berbagai tujuan dan hal ini biasanya sudah tertuang dalam rapat umum pemegang saham (RUPS), antara lain :
a. Perluasan usaha, modal yang diperoleh dari para investor akan digunakan untuk meluaskan bidang usaha, perluasan pasar atau kapasitas produksi.
b. Memperbaiki struktur modal, menyeimbangkan antara modal sendiri dengan modal asing.
c. Mengadakan pengalihan pemegang saham. Pengalihan dari pemegang saham lama kepada pemegang saham baru.
2. Investor. Pemodal yang akan membeli atau menanamkan modalnya di perusahaan yang melakukan emisi (disebut investor). Sebelum membeli surat berharga yang ditawarkan, investor biasanya melakukan penelitian dan analisis tertentu. Penelitian ini mencakup bonafiditas perusahaan, prospek usaha emiten dan analisis lainnya.
Tujuan utama para investor dalam pasar modal antara lain :
a. Memperoleh deviden. Ditujukan kepada keuntungan yang akan diperolehnya berupa bunga yang dibayar oleh emiten dalam bentuk deviden.
b. Kepemilikan perusahaan. Semakin banyak saham yang dimiliki maka semakin besar pengusahaan (menguasai) perusahaan.
c. Berdagang. Saham dijual kembali pada saat harga tinggi, pengharapannya adalah pada saham yang benar-benar dapat menaikkan keuntungannya dari jual beli sahamnya.

3 Lembaga Penunjang. Fungsi lembaga penunjang ini antara lain turut serta mendukung beroperasinya pasar modal, sehingga mempermudah baik emiten maupun investor dalam melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pasar modal. Lembaga penunjang yang memegang peranan penting di dalam mekanisme pasar modal adalah sebagai berikut :
d. Penjamin emisi (underwriter). Lembaga yang menjamin terjualnya saham/obligasi sampai batas waktu tertentu dan dapat memperoleh dana yang diinginkan emiten.
e. Perantara perdagangan efek (broker / pialang). Perantaraan dalam jual beli efek, yaitu perantara antara si penjual (emiten) dengan si pembeli (investor). Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh broker antara lain meliputi :
1) Memberikan informasi tentang emiten
2) Melakukan penjualan efek kepada investor
f. Perdagangan efek (dealer), berfungsi sebagai :
1) Pedagang dalam jual beli efek
2) Sebagai perantara dalam jual beli efek
g. Penanggung (guarantor). Lembaga penengah antara si pemberi kepercayaan dengan si penerima kepercayaan. Lembaga yang dipercaya oleh investor sebelum menanamkan dananya.
h. Wali amanat (trustee). Jasa wali amanat diperlukan sebagai wali dari si pemberi amanat (investor). Kegiatan wali amanat meliputi :
1) Menilai kekayaan emiten
2) Menganalisis kemampuan emiten
3) Melakukan pengawasan dan perkembangan emiten
4) Memberi nasehat kepada para investor dalam hal yang berkaitan dengan emiten
5) Memonitor pembayaran bunga dan pokok obligasi
6) Bertindak sebagai agen pembayaran
i. Perusahaan surat berharga (securities company). Mengkhususkan diri dalam perdagangan surat berharga yang tercatat di bursa efek. Kegiatan perusahaan surat berharga antara lain :
1) Sebagai pedagang efek
2) Penjamin emisi
3) Perantara perdagangan efek
4) Pengelola dana
j. Perusahaan pengelola dana (investment company). Mengelola surat-surat berharga yang akan menguntungkan sesuai dengan keinginan investor, terdiri dari 2 unit yaitu sebagai pengelola dana dan penyimpan dana.
k. Kantor administrasi efek. Kantor yang membantu para emiten maupun investor dalam rangka memperlancar administrasinya.
1) Membantu emiten dalam rangka emisi
2) Melaksanakan kegiatan menyimpan dan pengalihan hak atas saham para investor
3) Membantu menyusun daftar pemegang saham
4) Mempersiapkan koresponden emiten kepada para pemegang saham
5) Membuat laporan-laporan yang diperlukan

Sumber : https://pesantrenkilat.id/

Pengertian Pasar Modal

Pengertian Pasar Modal

Pengertian Pasar Modal
Pengertian Pasar Modal

Manajemen Investasi. Menurut Husnan (2003) adalah pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjual-belikan, baik dalam bentuk hutang maupun modal sendiri, baik yang diterbitkan oleh pemerintah, public authorities, maupun perusahaan swasta. Menurut Usman (1990:62), umumnya surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal dapat dibedakan menjadi surat berharga bersifat hutang dan surat berharga yang bersifat pemilikan. Surat berharga yang bersifat hutang umumnya dikenal nama obligasi dan surat berharga yang bersifat pemilikan dikenal dengan nama saham. Lebih jauh dapat juga didefinisikan bahwa obligasi adalah bukti pengakuan hutang dari perusahaan, sedangkan saham adalah bukti penyertaan dari perusahaan.
Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Dalam arti sempit, pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek (Sunariyah, 2000 : 4). Dilihat dari pengertian akan pasar modal diatas, maka jelaslah bahwa pasar modal juga merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam mencari dana dengan menjual hak kepemilikkan perusahaan kepada masyarakat.

Sumber :https://obatwasirambeien.id/

LANDASAN TERHADAP PENGAKUAN HAM

LANDASAN TERHADAP PENGAKUAN HAM

LANDASAN TERHADAP PENGAKUAN HAM
LANDASAN TERHADAP PENGAKUAN HAM
  1. Landasan yang langsung dan pertama, yakni kodrat manusia. Kodrat manusia adalah sama derajat dan martabatnya. Semua manusia adalah sederajat tanpa membedakan ras, agama, suku, bahasa dan sebagainya.
    2. Landasan yang kedua dan yang lebih dalam, yakni Tuhan yang menciptakan manusia. Semua manusia adalah makhluk dari pencipta yang sama yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu dihadapan Tuhan manusia adalah sama kecuali nanti pada amalnya.

2.7 ASAL MULA PERKEMBANGAN PEMIKIRAN HAM DUNIA 

  1. MAGNA CHARTA

Pada umumnya para pakar di Eropa berpendapat bahwa lahirnya HAM di kawasan Eropa dimulai dengan lahirnya magna Charta yang antara lain memuat pandangan bahwa raja memiliki kekuasaan absolute (raja yang menciptakan hukum, tetapi ia sendiri tidak terikat dengan hukum yang dibuatnya), menjadi dibatasi kekuasaannya dan mulai dapat diminta pertanggung jawabannya dimuka hokum (Mansyur Effendi,1994).

  1. THE AMERICAN DECLARATION

Perkembangan HAM selanjutnya ditandai dengan munculnya The American Declaration of Independence yang lahir dari paham Rousseau dan Montesquuieu. Mulailah dipertegas bahwa manusia adalah merdeka sejak di dalam perut ibunya, sehingga tidaklah logis bila sesudah lahir ia harus dibelenggu.

  1. THE FRENCH DECLARATION

Pada tahun 1789 lahirlah The French Declaration (Deklarasi Perancis), dimana ketentuan tentang hak lebih dirinci lagi sebagaimana dimuat dalam The Rule of Law yang antara lain berbunyi tidak boleh ada penangkapan tanpa alasan yang sah. Dalam kaitan itu berlaku prinsip presumption of innocent, artinya orang-orang yang ditangkap, kemudian ditahan dan dituduh, berhak dinyatakan tidak bersalah, sampai ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap yang menyatakan ia bersalah.

  1. THE FOUR FREEDOM

Ada empat hak kebebasan yaitu : berbicara dan menyatakan pendapat, hak kebebasan memeluk agama dan beribadah sesuai dengan ajaran agama yang diperlukannya, hak kebebasan dari kemiskinan dalam pengertian setiap bangsa berusaha mencapai tingkat kehidupan yang damai dan sejahtera bagi penduduknya, hak kebebasan dari ketakutan, yang meliputi usaha, pengurangan persenjataan, sehingga tidak satupun bangsa berada dalam posisi berkeinginan untuk melakukan serangan terhadap Negara lain ( Mansyur Effendi,1994).

Baca Juga : 

PERMASALAHAN DAN PENEGAKKAN HAM DI INDONESIA

PERMASALAHAN DAN PENEGAKKAN HAM DI INDONESIA

PERMASALAHAN DAN PENEGAKKAN HAM DI INDONESIA
PERMASALAHAN DAN PENEGAKKAN HAM DI INDONESIA

Sejalan dengan amanat Konstitusi, Indonesia berpandangan bahwa pemajuan dan perlindungan HAM harus didasarkan pada prinsip bahwa hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial budaya, dan hak pembangunan merupakan satu kesatuanyang tidak dapat di pisahkan, baik dalam penerapan, pemantauan, maupun dalam pelaksanaannya. Sesuai dengan pasal 1 (3), pasal 55, dan 56 Piagam PBB upaya pemajuan dan perlindungan HAM harus dilakukan melalui sutu konsep kerja sama internasional yang berdasarkan pada prinsip saling menghormati, kesederajatan, dan hubungan antar negaraserta hukum internasional yang berlaku.

Program penegakan hukum dan HAM meliputi pemberantasan korupsi, antitrorisme, serta pembasmian penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya. Oleh sebab itu, penegakan hukum dan HAM harus dilakukan secara tegas, tidak diskriminatif dan konsisten.

Kegiatan-kegiatan pokok penegakan hukum dan HAM meliputi hal-hal berikut:

  1. Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) dari 2004-2009 sebagai gerakan nasional
  2. Peningkatan efektifitas dan penguatan lembaga / institusi hukum ataupun lembaga yang fungsi dan tugasnya menegakkan hak asasi manusia
  3. Peningkatan upaya penghormatan persamaan terhadap setiap warga Negara di depan hukum melalui keteladanan kepala Negara beserta pimpinan lainnya untuk memetuhi/ menaati hukum dan hak asasi manusia secara konsisten serta konsekuen
  4. Peningkatan berbagai kegiatan operasional penegakan hukum dan hak asasi manusia dalam rangka menyelenggarakan ketertiban sosial agar dinamika masyarakat dapat berjalan sewajarnya.
  5. Penguatan upaya-upaya pemberantasan korupsi melalui pelaksanaan Rencana, Aksi Nasional Pemberantasan Korupsi.
  6. Peningkatan penegakan hukum terhadao pemberantasan tindak pidana terorisme dan penyalahgunaan narkotika serta obat lainnya.
  7. Penyelamatan barang bukti kinerja berupa dokumen atau arsip/lembaga Negara serta badan pemerintahan untuk mendukung penegakan hukum dan HAM.
  8. Peningkatan koordinasi dan kerja sama yang menjamin efektifitas penegakan hukum dan HAM.
  9. Pengembangan system manajemen kelembagaan hukum yang transparan.
  10. Peninjauan serta penyempurnaan berbagai konsep dasar dalam rangka mewujudkan proses hukum yang kebih sederhana, cepat, dan tepat serta dengan biaya yang terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Sumber :https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/

HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

HAK ASASI MANUSHAK ASASI MANUSIA DI INDONESIAIA DI INDONESIA
HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

Hak Asasi Manusia di Indonesia bersumber dan bermuara pada Pancasila, yang artinya Hak Asasi Manusia mendapat jaminan kuat dari falsafah bangsa, yakni Pancasila. Bermuara pada Pancasila dimaksudkan bahwa pelaksanaan hak asasi manusia tersebut harus memperhatikan garis-garis yang telah ditentukan dalam ketentuan falsafah Pancasila. Bagi bangsa Indonesia, melaksanakan hak asasi manusia bukan berarti melaksanakan dengan sebebas-bebasnya, melainkan harus memperhatikan ketentuan-ketentuan yang terkandung dalam pandangan hidup bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Hal ini disebabkan pada dasarnya memang tidak ada hak yang dapat dilaksanakan secara multak tanpa memperhatikan hak orang lain.

Setiap hak akan dibatasi oleh hak orang lain. Jika dalam melaksanakan hak, kita tidak memperhatikan hak orang lain,maka yang terjadi adalah benturan hak atau kepentingan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara

Negara Republik Indonesia mengakui dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kebebasan dasar manusia sebagai hak yang secara kodrati melekat dan tidak terpisah dari manusia yang harus dilindungi, dihormati, dan ditegakkan demi peningkatan martabat kemanusisan, kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecerdasan serta keadilan. Berbagai instrumen hak asasi manusia yang dimiliki Negara Republik Indonesia,yakni:

  1. Undang – Undang Dasar 1945
  2. Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia
  3. Undang – Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia

Di Indonesia secara garis besar disimpulkan, hak-hak asasi manusia itu dapat dibeda-bedakan menjadi sebagai berikut :

  1. Hak – hak asasi pribadi (personal rights) yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat, kebebasan memeluk agama, dan kebebasan bergerak.
  2. Hak – hak asasi ekonomi (property rights) yang meliputi hak untuk memiliki sesuatu, hak untuk membeli dan menjual serta memanfaatkannya.
  3. Hak – hak asasi politik (political rights) yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan, hak pilih (dipilih dan memilih dalam pemilu) dan hak untuk mendirikan partai politik.
  4. Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan ( rights of legal equality).
  5. Hak – hak asasi sosial dan kebudayaan ( social and culture rights). Misalnya hak untuk memilih pendidikan dan hak untukmengembangkan kebudayaan.
  6. Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural rights). Misalnya peraturan dalam hal penahanan, penangkapan, penggeledahan, dan peradilan.

Secara konkret untuk pertama kali Hak Asasi Manusia dituangkan dalam Piagam Hak Asasi Manusia sebagai lampiran Ketetapan Permusyawarahan Rakyat Republik Indonesia Nomor XVII/MPR/1998.

UU yang mengatur HAM di Indonesia :

Undang-Undang tentang HAM di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999. Adapun hak-hak yang ada dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 199 tersebut antara lain sebagai berikut :
a. Hak untuk hidup (Pasal 4)
b. Hak untuk berkeluarga (Pasal 10)
c. Hak untuk mengembangkan diri (Pasal 11, 12, 13, 14, 15, 16)
d. Hak untuk memperoleh keadilan (Pasal 17, 18, 19)
e. Hak atas kebebasan pribadi (Pasal 20-27)
f. Hak atas rasa aman (Pasal 28-35)
g. Hak atas kesejahteraan (Pasal 36-42)
h. Hak turut serta dalam pemerintahan (Pasal 43-44)
i. Hak wanita (Pasal 45-51)
j. Hak anak (Pasal 52-66)

Sumber : https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/

Prodi Pendidikan Ekonomi Gelar Workshop Pendidikan IPS

Prodi Pendidikan Ekonomi Gelar Workshop Pendidikan IPS

Prodi Pendidikan Ekonomi Gelar Workshop Pendidikan IPS
Prodi Pendidikan Ekonomi Gelar Workshop Pendidikan IPS

Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Kuningan (Prodi PE Uniku) sukses menggelar Workshop Pendidikan dengan mengusung tema “Penyusunan Perangkat Pembelajaran IPS Berbasis Lingkungan”. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan (FKIP Uniku), Yeyen Suryani, M.Pd., di Gedung Student Center Iman Hidayat Universitas Kuningan, Jumat (03/05/2019).

Dalam laporannya, Cucu Suhartini, M.Pd. selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa Workshop ini merupakan salah satu program kerja Prodi Pendidikan Ekonomi sebagai upaya meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam penyusunan perangkat pembelajaran.

“Workshop Pendidikan yang diikuti oleh Mahasiswa FKIP, Mahasiswa

Pascasarjana UPI, dan Guru IPS di Kabupaten Kuningan ini merupakan salah satu program kerja Prodi Pendidikan Ekonomi sebagai upaya meningkatkan keterampilan Mahasiswa dan Guru-Guru IPS dalam penyusunan perangkat pembelajaran yang bisa digunakan dikelas,” tuturnya.

Lebih jauh, Cucu menjelaskan bahwa Workshop Pendidikan ini menghadirkan Narasumber yang kompeten dibidangnya.

“Dalam Workshop ini, kami menghadirkan dua Narasumber yang

kompeten dibidangnya, seperti Prof. Dr. Nana Supriatna, M.Ed. yang merupakan Guru Besar sekaligus Ketua Prodi Pendidikan IPS Universitas Pendidikan Indonesia, dan Dra. Hj. Lilis Saidah, M.Pd. yang merupakan Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kabupaten Kuningan,” jelas Cucu.

Sementara itu, Dekan FKIP Uniku, Yeyen Suryani, M.Pd., dalam

sambutannya berharap Workshop ini dapat dijadikan sebagai wadah bagi Mahasiswa maupun Guru IPS untuk mempelajari lebih dalam terkait penyusunan perangkat pembelajaran terutama perangkat pembelajaran yang berbasis lingkungan.

“Terimakasih saya sampaikan kepada seluruh panitia yang sudah menyelenggarakan Workshop Pendidikan ini. Saya berharap Workshop ini bisa kita jadikan sebagai wadah bagi kita semua untuk bisa mempelajari lebih dalam lagi terkait penyusunan perangkat pembelajaran khususnya perangkat pembelajaran IPS berbasis lingkungan,” harapnya. (nit)

 

Baca Juga :