Arithmetical Logical Unit

Arithmetical Logical Unit

Arithmetical Logical Unit
Arithmetical Logical Unit
ALU ( Arithmetical Logical Unit )Fungsi unit ini adalah untuk melakukan suatu proses data yang berbentuk angka dan logika, seperti data matematika dan statistika. ALU terdiri dari register-register untuk menyimpan informasi. Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. Sirkuit yang digunakan oleh ALU ini disebut dengan adderkarena operasi yang dilakukan dengan dasar penjumlahan. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi sesuai dengan instruksi program yaitu operasi logika (logical operation). Operasi logika meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika, yaitu :
– Sama dengan (=)
– Tidak sama dengan ( <> )
– Kurang dari ( < ) – Kurang atau sama dengan dari ( <= ) – Lebih besar dari ( > )
– Lebih besar atau sama dengan dari ( >= )
b.CU ( Control Unit )Fungsi unit ini adalah untuk melakukan pengontrolan dan pengendalian terhadap suatu proses yang dilakukan sebelum data tersebut dikeluarkan (output). Selain itu CU menafsirkan perintah dan menghasilkan sinyal yang tepat untuk bagian lain dalam sistem komputer. Unit ini mengatur kapan alat input menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan dari program komputer. Bila terdapat instruksi perhitungan atau logika maka unit ini akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Dengan demikian tugas dari Control Unit ini adalah :
Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output
Mengambil instruksi-instruk dari memori utama
Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses
Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU
Menyimpan hasil proses ke memori utama. Fungsi peralatan yang terdapat dalam CPU dibagi menjadi 3 Macam yaitu :

PROSES DEVICE

PROSES DEVICE

PROSES DEVICE
PROSES DEVICE

Otak sebuah komputer berada pada unit pemrosesan (Process device). Unit pemrosesan ini dinamakan CPU ( Central Processing Unit ). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data yang selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang diperlukan. Pada komputer mikro unit pemrosesan ini disebut denganmicro-processor (pemroses mikro) atau processor yang berbentuk chip yang terdiri dari ribuan sampai jutaan IC. Fungsi utama dari CPU bekerja dengan aritmatika dan logika terhadap data yang terdapat dalam memori atau yang dimasukkan melalui unit masukkan seperti keyboard, scanner, atau joystick. Kecepatanprocessor atau CPU ini diukur dengan satuan hitung hertz atau clock cycles. Saat ini, komputer memiliki kecepatan processor sampai giga hertz. 1 Giga Herzt sama dengan 1.000.000.000 herzt. Perkembangannyaprocessor yang pertama kali muncul tahun 1990-an adalah pentium dengan kecepatan 75 Mega Hertz, dan saat ini kecepatannya sudah mencapai 3 Giga Hertz lebih dengan processor Pentium IV. Seiring dengan kecepatan Pentium IV, telah pula diperkenalkan processor dengan teknologi mobile yaitu Centrino(Pentium M – Centrino) jenis processor ini baru terdapat pada komputer-komputer built up, laptop, notebook. Saat ini, processor yang terbaru adalah Dual Core (Core Duo). Processor ini memiliki dua kecepatan giga hertz seperti memiliki dua processor. Beberapa produsen processor yang terkenal adalah Intel, AMD dan Cyrix. CPU bekerja berdasarkan instruksi suatu software, atau instruksi suatu program.

Sumber : https://earlraytomblin.com/

Contoh alat device input

Contoh alat device input

Contoh alat device input
Contoh alat device input
Keyboard
digunakan untuk memberikan masukan (input) ke dalam komputer, dimana masukan (input) tersebut dapat berupa data atau perintah yang dimasukkan dengan cara mengetikkannya langsung pada keyboard.
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file. Penciptaan keyboard komputer berasal dari model mesin ketik yang diciptakan dan dipatentkan oleh Christopher Latham pada tahun 1868, Dan pada tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahan Remington. Keyboard yang digunakanan sekarang ini adalah jenis QWERTY, pada tahun 1973, keyboard ini diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization). Jumlah tombol pada keyboard ini berjumlah 104 tuts. Keyboard sekarang yang kita kenal memiliki beberapa jenis port, yaitu port serial, ps2, usb dan wireless.
b. Mouse
Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface). sinyal-sinyal listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di dalam mouse, sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya. Sebagian besar mouse terdiri dari tiga tombol, umumnya hanya dua tombol yang digunakan yaitu tombol kiri dan tombol kanan. Saat ini mouse dilengkapi pula dengan tombol penggulung (scroll), dimana letak tombol ini terletak ditengah. Istilah penekanan tombol kiri disebut dengan klik (Click) dimana penekanan ini akan berfungsi bila mouse berada pada objek yang ditunjuk, tetapi bila tidak berada pada objek yang ditunjuk penekanan ini akan diabaikan. Selain itu terdapat pula istilah lainnya yang disebut dengan menggeser (drag) yaitu menekan tombol kiri mouse tanpa melepaskannya dengan sambil digeser. Drag ini akan mengakibatkan objek akan berpindah atau tersalin ke objek lain dan kemungkinan lainnya. Penekanan tombol kiri mouse dua kali secara cepat dan teratur disebut dengan klik ganda (double click) sedangkan menekan tombol kanan mouse satu kali disebut dengan klik kanan (right click)Mouse terdiri dari beberapa port yaitu mouse serial, mouse ps/2, usb dan wireless.
c. Scanner
Scanner adalah alat masukan yang dapat menyalin atau meng-copy gambar atau teks yang kemudian hasilnya langsung dtampilkan melalui monitor komputer dan selanjutnya gambar atau teks tersebut dapat ditambah, ditambah, dimodifikasi sesuai keinginan pengguna, dan dapat disimpan ke dalam harddisk dan media penyimpanan lainnya, dalam format file teks, dokumen, dan gambar. Jika dilihat dari segi fungsinya scanner ini mirip seperti mesin fotocopy. Perbedaannya adalah mesin fotocopy hasilnya langsung dicetak pada kertas sesuai aslinya, tidak dapat ditambah, dikurangi, dimodifikasi dan tidak dapat disimpan dalam media penyimpanan. Sedangkan scanner hasilnya langsung ditampilkan melalui monitor, dan hasil tersebut dapat dilakukan perbaikan atau modifikasi dan dapat disimpan dalam media penyimpanan.
d. Light Pen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.
e.Barcode
Barcode termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku. Sekarang ini, setiap kasir di supermarket atau pasar swalayan di Indonesia untuk mengidentifikasi produk yang dijualnya dengan barcode.
f. Joy Stick dan Games Paddle
Alat ini biasa digunakan pada permainan (games) komputer. Joy Stick biasanya berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau persegi terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur gerak suatu objek dalam komputer.
g. Touchpad
Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai pengganti mouse. Selain touchpad adalah model unit masukkan yang sejenis yaitu pointing stick dan trackball.
h. Kamera Digital
Perkembangan teknologi telah begitu canggih sehingga komputer mampu menerima input dari kamera. Kamera ini dinamakan dengan Kamera Digital dengan kualitas gambar lebih bagus dan lebih baik dibandingkan dengan cara menyalin gambar yang menggunakan scanner. Ketajaman gambar dari kamera digital ini ditentukan oleh pixel-nya. Kemudahan dan kepraktisan alat ini sangat membantu banyak kegiatan dan pekerjaan. Kamera digital tidak memerlukan film sebagaimana kamera biasa. Gambar yang diambil dengan kamera digital disimpan ke dalam memori kamera tersebut dalam bentuk file, kemudian dapat dipindahkan atau ditransfer ke komputer. Kamera digital yang beredar di pasaran saat ini ada berbagai macam jenis, mulai dari jenis kamera untuk mengambil gambar statis sampai dengan kamera yang dapat merekan gambar hidup atau bergerak seperti halnya video.

Tinjau SMAN I Telukkuantan, Gubri Terima Banyak Aduan

Tinjau SMAN I Telukkuantan, Gubri Terima Banyak Aduan

Tinjau SMAN I Telukkuantan, Gubri Terima Banyak Aduan
Tinjau SMAN I Telukkuantan, Gubri Terima Banyak Aduan

Sembari melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kuantan Singingi

(Kuansing), Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman menyempatkan diri mampir ke SMAN 1 Telukkuantan di Kota Telukkuantan.

Selain bersilaturrahmi dengan para guru dan siswa sekaligus memberikan motivasi, Gubri Andi juga mendapat banyak aspirasi. Misalnya soal fasilitas komputer yang belum memadai, bangunan kelas yang masih ada belum tuntas, hingga soal gaji guru honor yang belum terbayarkan.

Menjawab berbagai persoalan itu, Gubri Andi menjawab tuntas. Misalnya

soal fasilitas komputer, Gubri meminta agar pihak sekolah segera menyampaikan usulan ke Pemprov Riau. Termasuk soal bangunan sekolah yang ternyata sudah mangkrak selama 9 tahun.

“Kalau soal gaji guru honor, insyaallah akhir tahun ini sudah turun,” jelas Gubri.

Pada kesempatan itu, Gubri meminta agar para siswa menjauhkan diri dari

hal-hal negatif seperti narkoba atau sek bebas. Para siswa agar bersemangat dalam belajar dan bermimpi setinggi-tingginya.

Gubri juga sempat memberikan sejumlah fasilitas olahraga untuk SMKN 1 Telukkuantan

 

Baca Juga :

Lulusan SMK Harus Memiliki jiwa Wirausaha

Lulusan SMK Harus Memiliki jiwa Wirausaha

Lulusan SMK Harus Memiliki jiwa Wirausaha
Lulusan SMK Harus Memiliki jiwa Wirausaha

Penyelenggaraan pendidik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus

membekali peserta didik dengan kemampuan generic yang harus dimiliki oleh setiap lulusan yaitu kecakapan softskill.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Riau Dr H Kamsol saat membuka kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Provinsi Riau, Senin kemarin. “Lulusan SMK agar memiliki karakter yang tangguh, mandiri, bertanggung jawab, kreatif dan berjiwa wirausaha,” ujar Kadisdik Riau.

Karena itu, Kamsol berpesan kepada peserta didik di SMK untuk bisa betul-betul mengusai jurusan yang dipilih. “Kuncinya selain pada guru, yang tak kalah pentingnya anak didik sendiri,” pesanya dihadapan peserta LKS.

Sementara, Ketua Pelaksana Pahmijan mengatakan, kegiatan ini akan

dilakukan pada 9 sekolah, yakni lomba yaitu SMK Negeri 1 Pekanbaru (3 bidang lomba), SMK Negeri 2 Pekanbaru (6 bidang lomba), SMK Negeri 3 Pekanbaru (3 bidang lomba), SMK Negeri 4 Pekanbaru (1 bidang lomba), SMK Negeri 5 Pekanbaru (4 bidang lomba), SMK Negeri 6 Pekanbaru (2 bidang lomba), SMK Negeri 7 Pekanbaru (2 bidang lomba), SMK Negeri Pertanian Provinsi Riau (5 bidang lomba), SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru (1 bidang lomba).

Melalui kegiatan tersebut, peserta dituntut untuk piawai mengejarkan karya sesuai dengan keahlianya. Dari ajang ini, akan dihasilkan para juara LKS SMK se Provinsi Riau yang akan mewakili Riau dalam ajang LKS SMK tingkat Nasional di Solo, Jawa Tengah.

“Saya berharap bahwa dengan adanya Lomba Kompetensi Siswa SMK di

tingkat Provisni ini dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Riau, khususnya, Indonesia pada umumnya, sehingga suatu waktu lulusan kita nanti dapat sejajar dengan Negara-negara maju dan berkembang lainya,” harap Kasi Pembelajaran dan Peserta Didik SMK, Disdik Riau ini.

Kegiatan LKS SMK tahun ini mengambil tema “Dengan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Riau Kita Raih Masa Depan Lulusan SMK Yang Kompeten dan Siap Bekerja Secara Profesional”. Materi lomba mengacu pada standard industry dan kisi-kisi LKS SMK tingkat Nasional. Kegiatan LKS dikoordinir oleh Tim Teknis pada setiap sekolah serta aka nada 3 orang Juri yang berasal dari Dunia Usaha dan Dunia Industri.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/ddP63O8784HhuE8c5i90

Kasmarni Sebut PAUD Urgensi Dilakukan

Kasmarni Sebut PAUD Urgensi Dilakukan

Kasmarni Sebut PAUD Urgensi Dilakukan
Kasmarni Sebut PAUD Urgensi Dilakukan

Ungkapan itu disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis, Kasmarni

Amril, saat membukaan Lomba Kreativitas Anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kabupaten Bengkalis, di Lapangan Tugu Bengkalis, Rabu (3/5/2017).

Masih kata Kasmarni, anak adalah awal mata rantai yang sangat menentukan wujud dan kehidupan suatu bangsa di masa depan untuk mewujudkan generasi muda yang berkualitas sebagai generasi penerus bangsa.

“Sejak dini seorang anak perlu diberikan bekal keterampilan, keimanan,

kepribadian, kecerdasan, jiwa dan semangat kebangsaan serta kesegaran jasmani, agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang kreatif, berbudi luhur, bersusila, cerdas, dan bertakwa kepada Allah,” jelas Kasmarni.

Lebih lanjut, Istri Bupati Bengkalis ini mengatakan, berbagai kegiatan dilakukan untuk mengembangkan kreativitas anak sejak dini, sebagaimana Lomba Kreativitas Anak-anak TK se-Kabupaten Bengkalis yang diselenggarakan. Hal ini merupakan salah satu dongkrak untuk perkembangan motorik anak dalam mengekspresikan serta menghasilkan sesuatu yang baru.

“Ajang kreatifitas ini, merupakan salah satu upaya untuk menumbuh

kembangkan segala potensi yang ada pada diri anak, sekaligus untuk melihat anak-anak usia dini beraktivitas secara kompetitif dengan teman sebaya, bergembira, bermain dan ceria bersama,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kasmarni juga mengajak kepada orang tua untuk mendidik anak-anak dengan penuh kasih sayang, memahami kondisi anak baik secara psikologis, emosional dan sosialnya memberikan stimulus agar kreativitas anak tumbuh dan berkembang.

“Sehingga mereka memiliki kesiapan yang tangguh untuk berkompetisi. Apalagi usia dini merupakan masa yang sangat peka atau sensitif dalam mencari stimulus terhadap perkembangan anak di masa akan datang,”

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/YcRXWDlzMe1absd58b

Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

Setiap anak memiliki jati diri yang unik, di mana satu sama beda mempunyai potensi yang berbeda. Ayah bunda, guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak tidak lumayan hanya sekadar memahami, anda harus memahami dunia mereka lebih dalam. Seperti apa dunia anak yang perlu anda ketahui?

Anak bertolak belakang dengan orang dewasa, mereka mempunyai dunia sendiri yang mesti disaksikan dengan kacamata anak-anak. Jadi, dalam menghadapinya memang diperlukan pengertian, toleransi, dan kesabaran yang mendalam.

Kita memahami dunia anak ialah bermain, yaitu dunia yang diisi dengan sesuatu yang menyenangkan. Maka dari tersebut tidak boleh mengembangkan kepintaran anak cocok dengan kehendak kita, memberikan tuntunan atau pendidikan untuk anak hendaknya dicocokkan dengan usianya, guna anak umur dini kita dapat berikan edukasi yang unik perhatiannya dan tentunya mesti menyenangkan.

Komunikasi yang intens pun perlu dilaksanakan oleh orang tua, tidak saja sekadar menyapa, mereka pun perlu diperhatikan, disuruh bicara, didengarkan ceritanya, ditanyai apa yang menjadi kemauan dan harapannya sampai-sampai kita dapat mendampingi sekaligus memberikan tuntunan terhadap buah hati anda yang sedang merasakan tumbuh kembang.

Sumber : studybahasainggris.com/

Indonesian – Tafsir ibn Kathir

Indonesian – Tafsir ibn Kathir

Indonesian – Tafsir ibn Kathir
Indonesian – Tafsir ibn Kathir

Allah Swt. berfirman, menceritakan hinanya duniawi dan kefanaannya serta kesudahannya yang akan lenyap, dan bahwa dunia itu tidak kekal, dan bahwa kehidupan dunia itu tiada lain hanyalah senda gurau dan main-main.

Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan. (Al-‘Ankabut: 64)

Yaitu kehidupan yang abadi lagi sebenarnya yang tiada kefanaan serta tiada penghabisannya, bahkan kehidupan akhirat terus berlangsung untuk selama-lamanya.

Firman Allah Swt.:

kalau mereka mengetahui. (Al-‘Ankabut: 64)

Seandainya mereka mengetahui, tentulah mereka lebih memilih pahala yang kekal daripada imbalan yang fana.

Indonesian – Bahasa

Dan kehidupan dunia ini hanya senda-gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.

Indonesian – Tafsir Kemenag RI

(64) Ayat ini menerangkan hakikat kehidupan duniawi, terutama kepada orang-orang musyrik yang teperdaya dengan kehidupan duniawi. Diterangkan bahwa kehidupan duniawi itu hanyalah permainan dan senda gurau saja, bukan kehidupan yang sebenarnya. Pandangan dan pikiran orang-orang musyrik telah tertutup, sehingga mereka telah disibukkan oleh urusan duniawi. Mereka berlomba-lomba mencari harta kekayaan, kekuasaan, kesenangan, dan kelezatan yang ada padanya, seakan-akan kehidupan dunia ialah kehidupan yang sebenarnya bagi mereka. Andaikata mereka mau mengurangi perhatian mereka kepada kehidupan duniawi itu sedikit saja, dan memandangnya sebagai medan persiapan untuk bekal dalam kehidupan lain yang lebih kekal dan abadi, serta mau pula mendengarkan ayat-ayat Allah, tentulah mereka tidak akan durhaka dan mempersekutukan Allah. Andaikata mereka mendengarkan seruan rasul dengan menggunakan telinga, akal, dan hati, mereka tidak akan tersesat dari jalan Allah. Kemudian Allah menerangkan bahwa kehidupan yang hakiki itu adalah kehidupan akhirat, dan ia merupakan sisi lain dari kehidupan manusia, yaitu kehidupan yang diliputi oleh kebenaran yang mutlak. Kehidupan dunia adalah kehidupan yang di dalamnya bercampur baur antara kebenaran dan kebatilan, sedangkan dalam kehidupan akhirat, kebenaran dan kebatilan telah dipisahkan. Kehidupan akhirat banyak ditentukan oleh kehidupan dunia yang dijalani seseorang, dan tergantung kepada amal dan usahanya sewaktu masih hidup. Kehidupan dunia dapat diibaratkan dengan kehidupan masa kanak-kanak, sedang kehidupan akhirat dapat diibaratkan dengan kehidupan masa dewasa. Jika seseorang pada masa kanak-kanak mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, seperti belajar dan bekerja dengan tekun, maka kehidupan masa dewasanya akan menjadi kehidupan yang cerah. Sebaliknya jika ia banyak bermain-main dan tidak menggunakan waktu sebaik-baiknya, maka ia akan mempunyai masa dewasa yang suram. Demikianlah halnya dengan kehidupan akhirat, tergantung kepada amal dan usaha seseorang sewaktu masih hidup di dunia. Jika ia selama hidup di dunia beriman dan beramal saleh, maka kehidupannya di akhirat akan baik dan bahagia. Sebaliknya jika ia kafir dan mengerjakan perbuatan-perbuatan yang terlarang, ia akan mengalami kehidupan yang sengsara di akhirat nanti. Pada akhir ayat ini, Allah memperingatkan kepada orang-orang musyrik agar mengetahui hakikat hidup. Andaikata mereka mendalami dan mengetahui hal itu, tentu mereka tidak akan tersesat dan teperdaya oleh kehidupan dunia yang fana ini. Setiap orang yang berilmu dan mau mempergunakan akalnya dengan mudah dapat membedakan antara yang baik dengan yang buruk, antara yang benar dan yang salah, dan sebagainya.

Baca Juga : 

Faktor Yang Mempengaruhi Iklim Organisasi

Faktor Yang Mempengaruhi Iklim Organisasi

Faktor Yang Mempengaruhi Iklim Organisasi
Faktor Yang Mempengaruhi Iklim Organisasi

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Iklim Organisasi
Menurut Higgins (1994:477-478) ada empat prinsip faktor-faktor yang mempengaruhi iklim, yaitu :
a. Manajer/pimpinan
Pada dasarnya setiap tindakan yang diambil oleh pimpinan atau manajer mempengaruhi iklim dalam beberapa hal, seperti aturan-aturan, kebijakan-kebijakan, dan prosedur-prosedur organisasi terutama masalah-masalah yang berhubungan dengan masalah personalia, distribusi imbalan, gaya komunikasi, cara-cara yang digunakan untuk memotivasi, teknik-teknik dan tindakan pendisiplinan, interaksi antara manajemen dan kelompok, interaksi antar kelompok, perhatian pada permasalahan yang dimiliki karyawan dari waktu ke waktu, serta kebutuhan akan kepuasan dan kesejahteraan karyawan.
b. Tingkah laku karyawan
Tingkah laku karyawan mempengaruhi iklim melalui kepribadian mereka, terutama kebutuhan mereka dan tindakan-tindakan yang mereka lakukan untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Komunikasi karyawan memainkan bagian penting dalam membentuk iklim. Cara seseorang berkomunikasi menentukan tingkat sukses atau gagalnya hubungan antar manusia.
Berdasarkan gaya normal seseorang dalam hidup atau mengatur sesuatu, dapat menambahnya menjadi iklim yang positif atau dapat juga menguranginya menjadi negatif.
c. Tingkah laku kelompok kerja
Terdapat kebutuhan tertentu pada kebanyakan orang dalam hal hubungan persahabatan, suatu kebutuhan yang seringkali dipuaskan oleh kelompok dalam organisasi. Kelompok-kelompok berkembang dalam organisasi dengan dua cara, yaitu secara formal, utamanya pada kelompok kerja; dan informal, sebagai kelompok persahabatan atau kesamaan minat.
d. Faktor eksternal organisasi
Sejumlah faktor eksternal organisasi mempengaruhi iklim pada organisasi tersebut. Keadaan ekonomi adalah faktor utama yang mempengaruhi iklim. Contohnya dalam perekonomian dengan inflasi yang tinggi, organisasi berada dalam tekanan untuk memberikan peningkatan keuntungan sekurang-kurangnya sama dengan tingkat inflasi. Seandainya pemerintah telah menetapkan aturan tentang pemberian upah dan harga yang dapat membatasi peningkatan keuntungan, karyawan mungkin menjadi tidak senang dan bisa keluar untuk mendapatkan pekerjaan pada perusahaan lain. Di lain pihak, ledakan ekonomi dapat mendorong penjualan dan memungkinkan setiap orang mendapatkan pekerjaan dan peningkatan keuntungan yang besar, sehingga hasilnya iklim menjadi lebih positif.

Sumber : https://usgsprojects.org/

Dimensi Iklim Organisasi

Dimensi Iklim Organisasi

Dimensi Iklim Organisasi
Dimensi Iklim Organisasi

Toulson dan Smith (1994:457) menerangkan dalam jurnalnya bahwa konsep iklim organisasi pertama kali dikemukakan oleh Litwin dan Stringer pada tahun 1968. Iklim organisasi oleh Litwin dan Stringer, dijabarkan atau diukur melalui lima dimensi, yaitu:
a. Responsibility (tanggung jawab)
b. Identity (identitas)
c. Warmth (kehangatan)
d. Support (dukungan)
e. Conflict (konflik)
Pengertian dari masing-masing dimensi tersebut adalah sebagai berikut:

1. Tanggung Jawab
Tanggung jawab (responsibility) adalah perasaan menjadi pimpinan bagi diri sendiri, tidak selalu harus mengecek ulang semua keputusan yang diambil, ketika karyawan mendapat suatu pekerjaan, karyawan yang bersangkutan mengetahui bahwa itu adalah pekerjaannya (Toulson & Smith, 1994:457).
Tanggung jawab adalah kewajiban seseorang untuk melaksanakan fungsi yang ditugaskan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan pengarahan yang diterima (Flippo, 1996:103) atau tingkatan sejauh mana anggota organisasi bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dibebankan (Cherrington, 1996:560).
Tanggung jawab berhubungan dengan delegasi, Handoko (2000:224) menyatakan bahwa delegasi dapat didefinisikan sebagai pelimpahan wewenang dan tanggung jawab formal kepada orang lain untuk menjalankan kegiatan tertentu. Delegasi wewenang adalah proses dimana para manajer mengalokasikan wewenang ke bawah kepada orang-orang yang melapor kepadanya. Empat kegiatan terjadi ketika delegasi dilakukan:
a. Pendelegasian menetapkan tujuan dan tugas pada bawahan.
b. Pendelegasian melimpahkan wewenang yang diperlukan untuk mencapai tujuan atau tugas
c. Penerimaan delegasi, baik implisit atau eksplisit, menimbulkan tanggung jawab.
d. Pendelegasian menerima pertanggungjawaban bawahan untuk hasil-hasil yang dicapai.
Agar delegasi menjadi efektif bagi bawahan diperlukan pedoman,
Handoko (2000:225), menggutip Stoner tentang pedoman delegasi yang efektif:
a. Prinsip skalar
Dalam proses pendelegasian harus ada wewenang yang jelas. Garis wewenang yang jelas akan membuat lebih mudah bagi setiap anggota organisasi mengetahui: kepada siapa dia dapat mendelegasikan, dari siapa dia akan menerima delegasi, dan kepada siapa dia harus memberikan pertanggungjawaban.
b. Prinsip kesatuan perintah
Prinsip ini menyatakan bahwa setiap bawahan dalam organisasi seharusnya melaporkan kepada seorang atasan. Pelaporan kepada lebih dari satu atasan membuat individu mengalami kesulitan untuk mengetahui kepada siapa pertanggungjawaban diberikan dan mana instruksi yang diikuti. Di samping itu, bawahan dapat menghindari pelaksanaan tugas yang jelek dengan alasan banyaknya tugas dari atasan yang lain.
c. Tanggung jawab, wewenang, dan akuntabilitas
Prinsip ini menyatakan bahwa tanggung jawab untuk tugas-tugas tertentu diberikan ke tingkatan organisasi yang paling bawah dimana ada cukup kemampuan dan informasi untuk menyelesaikannya serta diberi wewenang secukupnya. Bagian penting dari delegasi tanggung jawab dan wewenang adalah akuntabilitas. Penerimaan tanggung jawab dan wewenang berarti individu juga setuju untuk menerima tuntutan pertanggung jawaban tugas.
Dengan penjelasan di atas maka karyawan akan merasa senang menerima tanggung jawab yang diberikan atasannya, karena selain mendapat kejelasan mengenai batasan-batasan tugas yang diterimanya serta kepada siapa dia harus mempertanggung jawabkan hasil kerjanya, karyawan termotivasi untuk menerima tanggung jaw

Sumber : https://fascinasiansblog.com/