Penerapan Kepemimpinan

Penerapan Kepemimpinan

Penerapan KepemimpinanPenerapan Kepemimpinan

Penerapan kepemimpinan dalam kaitannya dengan manajemen strategi ini meliputi ;

  1. Mengubah kepemimpinan saat sekarang pada tingkatan-tingkatan yang tepat. Yaitu, membuat keyakinan bahwa penyusun strategi yang tepat diberi posisi atau kedudukan yang tepat untuk memilih strategi perusahaan anatar unit bisnis.
  2. Memperkuat motivasi para manajer melalui pemberian insentif, misalnya insentif keuangan dan lain-lain. Bagi perusahaan umumnya bermanfaat unutk menguatkan atau mendorong motivasi para penyusun stretegi agar dapat mencapai tujuan-tujuan strategi. Motivasi tersebut dihubungkan dengan pemberian kompensasi pada para penyusun strategi yang mencapai prestasi strategi. Pemberian insentif sebagai kompensasi akan mengarahkan para manajer untuk memiliki motivasi yang tinggi dan saling mendorong satu sama lain.
  3. serta melibatkan pengembangan karier para penyusun strategi masa depan. Karena pentingnya kepemimpinan dalam implementasi strategi maka perlu mencurahkan perhaitan yang lebih besar pada pengembangan karier para penyusun strategi. Unutk menjadi penyusun strategi yang sukses, para eksekutif harus memahami keputusan-keputusan fungsional bisnis, khusunya: produksi dan operasi, pemasaran dan keuangan.

Dalam beberapa hal implementasi kepemimpinan dihubungkan dengan memperteemukan secara efektif antara penyusun dengan strategi. Hai ini melibatkan pemeriksaan terhadap kemampuan, pengalaman, pendidikan, personalitas dan gaya manajer para penyusun strategi. Ini juga melibatkan perancangan system kompensasi insentif para eksekutif puncak dan rencana pengmbangan karier sesuai dengan strategi yang dipilih.

  1. Penerapan Organisasional

Tahap terakhir penerapan atau implementasi strategi adalah impelemantasi organisasional. Untuk mengimplementasikan strategi memerlukan struktur organisasi yang sesuai dengan strategi tersebut. Oleh karena itu, manajer puncak harus menyesuaikan struktur organisasi yang dimilikinya dengan strategi yang dipilih.

Organisasi adalah pembagian pekerjaan di antara kelompok-kelompok atau individu-individu dan meyakinkan bahwa subbagain-bagian tersebut dihubungkan bersama-sama unutk menjamin bahwa mereka bekerjasama unutk menjamin bahwa mereka akan bekerja bersama-sama secara efektif.

Banyak penelitian yang telah dilakukan terhadap implementasi organisasional. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa jika strategi diimpementasikan secara wajar dengan struktur organisasi yang tepat maka perusahaan lebih efektif. Misalnya penelitian Chandler menyatakan bahwa jika perusahaan menggeser strateginya kea rah bentuk divisional. Dorongan unutk menggeser tersebut datang dari lingkungan perusahaan. Peneliti lainnya menyimpulkan bahwa masalah-masalah organisasi timbul dari ketidakmampuan organisasi unutk beradaptasi terhadap perubahan strategi.

Struktur organisasi apa yang cocok dengan strategi yang dipilih? Unutk menjawab pertanyaan tersebut kita harus mengenal berbagai struktur organisasi terlebih dahulu. Struktur organisasi telah banyak berubah, organisasi pada perusahaan kecil atau primitive hanya terdiri dari “boss” atau atasan dan para karyawan. Struktur organisasi terus berkembang sejalan dengan perkembangan perusahaan dan bertambahnya jumlah karyawan, sehingga timbul srtukturorganisasi fungsional. Jika perusahaan semakin bertumbuh dengan memperluas berbagai bidang bisnis maka struktur organisasi mengarah pada organisasi divisional. Perusahaan yang bisnisnya dalam bentuk proyek-proyek besar mendorong digunakannya sruktur organisasi matrik.

Sumber :

https://vds.co.id/apple-pakai-mode-standar-untuk-pengisi-daya-nirkabel/