Nematoda

Table of Contents

Nematoda

Hewan ini dapat mengalami ganti kulit hingga 4 kali dalam siklus hidupnya., serta mempunyai struktur khusus yang berfungsi untuk sekresi neurohormon, yang berkaitan erat dengan sistem saraf. Struktur khusus tersebut terdapat pada ganglion di daerah kepala dan beberapa pada daeran korda saraf.

  1. Annelida

Sejumlah annelida seperti poliseta (misalnya neris), oligoseta (misalnya lumbricus),dan hirudinae (misalnya lintah) sudah memperlihatkan adanya derajat sefalisasi yang memadai. Otak hewan tersebut memiliki sejumlah besar sel saraf yang berfungsi sebagai sel sekretori. Hewan ini juga telah memiliki system sirkulasi yang berkembang sangat baik sehingga kebutuhan untuk menyelenggarakan system kendali endokrin dapat terpenuhi.sistem endokrin annelida berkaitan erat dengan aktivitas pertumbuhan, perkembangan, regenerasi, dan reproduksi.

Contoh yang baik untuk hal tersebut ialah perubahan bentuk cacing poliseta dewasa, yang dikenal dengan istilah epitoki.epitoki ialah perubahan sejumlah ruas tubuh menjadi struktur reproduktif.dalam proses tersebut ,beberapa ruas tubuh annelida yang mengalami perubahan bentuk akan terlepas dari tubuh utamanya, dan berkembang menjadi organisme hidup bebas.epitoki di kendalikan oleh system neuroendokrin.hormon yang dilepaskan bersifat menghambat epitoki sehingga epitoki hanya akan berlansung pada saat kadar hormon tersebut rendah.cara kerja hormone ini tidak diketahui secara jelas, tetapi diduga sekresinya diatur oleh faktor lingkungan.

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/bateri-iphone-8-plus-dilaporkan-membengkak/