Pengertian Sistem Genitalia

Pengertian Sistem Genitalia

Sistem genitalia merupakan alat reproduksi yang mempunyai peranan penting dalam usaha mempertahankan eksistensi jenis hewan dengan cara berkembang biak. Sistem genitalia dibedakan menjadi dua bagian yaitu genitalia maskulin dan genitalia feminin. Sistem genitalia maskulin terdiri atas testis, saluran, kelenjar dan bagian eksterna. Testis berupa glandula tubuler komplek yang dibungkus oleh kapsula fibrosa yang tebal (tunika albugenia) dan lapisan peritonium tunika vaginalis viseralis, yang berupa jaringan ikat kolagen yang miskin vasa darah dan elemen elastis. Tunika albugenia kaya akan vaskularisasi (stratum vaskuler). Testis, terdapat tubulus seminiferus yang dibungkus jaringan ikat halus (sel intertestial). Dinding tubulus seminiferus terdiri dari sel epithelium komplek yang terdiri atas 2 macam sel yaitu : Sel penyokong dan sel spermatogenik. Sel penyokong disebut sel sustentakulum atau sel sentroli, sedangkan sel spermatogenik dibagi menjadi beberapa berdasarkan morfologinya yaitu : spermatogonia, spermatosit primer dan sekunder, spermatid dan spermatozoa. Sel sertoli melekat pada lamina basalis dan sel spermatogenik dekat dengan lumen (Bracegirdle & Freeman, 1970).

  1. Organ Genetalia Wanita
  2. Anatomi Genetalia Eksterna

Genitalia eksternal secara kesatuan disebut vulva atau pudendum . Genetalia eksterna tersusun atas beberapa organ, yaitu:

  1. Mons pubis adalah bantalan jaringan lemak dan kulit yang terletak di atas simfisis pubis. Bagian ini tertutup rambut pubis setelah pubertas.
  2. Labia mayora (bibir mayor) adalah dua lipatan kulit longitudinal yang merentang ke bawah dari mons pubis dan menyatu di sisi posterior perineum, yaitu kulit antara pertemuan dua lipatan ini dan anus. Labia mayora homolog (serupa dalam struktur dan asalnya) dengan skrotum pada laki-laki.
  3. Labia minora (bibir minor) adalah dua lipatan kulit diantara labiya mayora. Lipatan in tidak berambut, tetapi mengandung kelenjar sebasea dan beberapa kelenjar keringat.

1)      Prepusium klitoris adalah pertemuan lipatan lpatan labia minora dibawah klitoris.

2)      Frenulum area lipatan dibawah klitoris.

  1. Klitoris homolog dengan penis laki laki, tetapi lebih kecil dan tidak memiliki uretra.

1)      Klitoris terdiri dari dua Krura (akar), satu batang (badan), dan satu glans klitoris bundar yang banyak mengandung ujung saraf dan sangat sensitif.

2)      Batang klitoris mengandung dua korpora kavernosum yang tersusun jarigan erectil, saat mengembung dengan darah selama eksitasi seksual, bagian ini bertanggung jawap pada ereksi klitoris.

  1. Vestibula adalah area yang dikelilingi labia minora. Vestibula menyeliputi uretra, mulut vagina, dan duktus kelenjar Bastolin (vastibula besar).

1)      Kelejar Bartoling homolog dengan kelemjar bulbouretral pada laki laki. Kelenjar ini memproduksi beberpa tetes sekresi mukus untuk membantu melumasi orifisium vagina saat eksitasi seksual

2)      Bulba estibula adalah masa jaringan erektil dlam disubtansijaringa labial bagian ini sebanding dengan korpora spongiosum penis.

  1. Orivisium uretra adalah jalur keluar urin dari kandung kemih. Tepi lateralnya menandung duktus untuk dua kelennjar parauretral (skene)

yang dianggap homolog dengan kelenjar prosat pada laki laki

  1. Mulut vagina terleak dibawah orivisium uretra. Himen, suatu memban yang bentuk dan ukurannya bervariasi, melingkari mulut vagina
  2. Perineum adalah area berbentuk seperti itan yang terbentang dari simfisis pubis di sisi
  3. anterior ampai ke koksiks disisi posterior dan ke tuberositas iskial di sisi lateral.

 

RECENT POSTS