Tips Membangun Personal Branding

Anda tentu perlu sering mendengar kata personal brand, bukan? Menurut Nayadini, rekan pemasaran konten di Rayangguru, pemasaran merek pribadi atau citra diri adalah kombinasi dari apa yang Anda perlihatkan kepada orang lain dan apa yang orang lihat tentang Anda. Citra diri menjelaskan siapa Anda sebenarnya, apa yang telah Anda lakukan, dan apa visi dan misi Anda. Kombinasi ketiganya memiliki karakteristik tersendiri dalam diri seseorang.

Baca juga: Menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dengan metode pembelajaran kuantum!
Bagaimana Anda bisa menciptakan citra diri yang baik? Aneh? Lihatlah tips di bawah ini.

1. Tetapkan tujuan untuk harga diri

Apa tujuan Anda untuk mengenal orang lain? Tetapkan tujuan harga diri. Tujuan harus bersifat jangka panjang, ambisius dan spesifik, seperti:

Membawa peluang baru dengan gambar yang disematkan (dukungan, teman, peluang kerja, dll.),
Itu dianggap dapat diandalkan di bidang tertentu,
Sebagai bentuk kenyataan diri atau.
Inspirasi untuk orang lain dan
Meningkatkan karir, tujuan sosial dan lainnya.
Menurut Nayanadi, Anda harus merasa nyaman jika Anda ingin mencapai tujuan Anda, dan tidak bekerja terlalu keras, karena jika Anda tidak melakukannya, Anda pada akhirnya akan kehilangan identitas Anda.

Merek dagang pribadi (sumber: Conversation.id)

2. Memiliki properti dan nilai

Citra diri yang kuat menggambarkan sesuatu yang sangat istimewa dan merupakan refleksi dari pikiran atau nilai-nilai Anda yang membedakan Anda dari orang lain. Kekhasan ini dapat disajikan dalam bentuk karakteristik pribadi, penampilan fisik atau keterampilan. Citra diri yang besar harus sebagaimana mestinya, dan hadir dengan semua ketidaksempurnaannya. Citra diri yang baik dan efektif harus ditampilkan secara berbeda tergantung pada karakteristik individu.

Lalu bagaimana Anda menentukan nilai dalam diri Anda? “Kita perlu memutuskan apa yang ingin kita lihat, menemukan keterampilan dan hasrat kita, dan mengingat apa yang orang kagumi tentang kita,” jelas Nayadini. Ini bisa menjadi alat untuk membantu Anda menemukan nilai unik dalam diri Anda.

3. Buat konten yang kredibel dan menarik

Komunikasikan dan jual semua nilai harga diri Anda dengan konten berkualitas. Posting, video, presentasi, foto, dan beragam konten hanya akan memasarkan citra diri Anda jika konten tersebut kredibel dan bermanfaat bagi orang lain. “Buat konten dari apa yang kita sukai. Jangan menjadi orang lain, jujur ​​saja, karena audiens tidak mengharapkan Anda untuk sepenuhnya mempertahankan gambar atau citra diri Anda di dunia digital.” Orang lain mencari koneksi emosional dengan Anda melalui konten yang menghargai harga diri Anda.

Dia menambahkan: “Bagi Anda yang tidak mengedit pengeditan konten, Anda tidak harus menjadi sempurna untuk membuat konten, yang paling penting adalah memulai. Siapa tahu kami berbeda dari yang lain.”

4. Kompatibilitas

Konsistensi adalah kata kunci untuk menciptakan harga diri. Dengan mempraktikkan konsistensi, Anda telah membuktikan bahwa Anda tidak akan pernah menyerah dan Anda akan menghasilkan buah. Citra diri yang bekerja (terus menerus) sehingga orang lain akan lebih mudah dan jelas mengenali bahwa citra diri akan secara otomatis menciptakan keadilan merek (keunggulan merek). Setiap citra diri membutuhkan waktu untuk tumbuh. Adalah penting untuk menjadi perhatian di setiap tahap dan untuk percaya diri selama proses berlangsung.

Merek dagang pribadi (Sumber: Doc K. Ruangguru)

5. Fokus pada tujuan

Putuskan dan fokus pada ceruk atau tujuan Anda. Cobalah untuk menarik hanya orang yang memiliki hobi atau minat pada setiap bit konten yang Anda lakukan. Buat komunitas media sosial melalui platform gambar yang cocok yang ingin Anda buat. LinkedIn, misalnya, bagus untuk membangun jaringan bisnis, dan Instagram atau Twitter bagus untuk mempromosikan konten asli.

Naidini menjelaskan, “Harga diri dapat dimulai dengan hal terkecil, penting untuk konsisten, mengenal target audiens, dan memilih hal-hal yang kita miliki.”

Baca juga: