Supaya Transmisi Mobil Matic Tak Cepat Rusak, Lakukan Hal Ini!

Mobil matik ketika ini tengah populer di kalangan masyarakat Indonesia. Dengan memakai mobil matik, kita tidak butuh lagi repot-repot mengubah gigi saat mengemudikan kendaraan. Di samping itu, kaki kiri Anda juga tidak butuh lagi memasuki pedal kopling yang dapat mengakibatkan rasa lelah andai kondisi jalan macet.

Namun diantara semua keunggulan tersebut, terdapat sejumlah hal yang butuh Anda perhatikan supaya sistem transmisi mobil matic kita tidak cepat bobrok sehingga menciptakan mobil kita nyaman ketika digunakan.

Berikut ini ialah lima urusan yang butuh Anda lakukan supaya sistem transmisi mobil matic kita tidak cepat rusak, antara beda yaitu:

1. Tidak menetralkan transmisi saat melewati jalan yang menurun
Jika Anda melalui jalan yang menurun, seringkali para pengemudi beranggapan untuk menetralkan gigi supaya dapat menghemat bahan bakar. Namun, urusan itu justru tidak dianjurkan lagipula jika mobil yang kita gunakan ialah mobil matik. Cara ini malah dapat merusak transmisi mobil kita sebab, Anda mesti mengalihkan kembali gigi mobil kita di jalan yang datar. Bukannya menghemat bahan bakar, urusan ini malah dapat menciptakan Anda menerbitkan uang lebih sebab transmisi kendaraan kita rusak.

2. Sebaiknya mengalihkan gigi mundur melulu ketika mobil dalam situasi berhenti
Pada umumnya, urusan ini terjadi ketika Anda terburu-buru sehingga menciptakan Anda memundurkan mobil sebab menggunakan gigi mundur (R) saat mobil masih dalam situasi melaju tidak banyak ke depan. Jika urusan ini dilaksanakan secara terus menerus, maka urusan ini dapat menciptakan mobil kita rusak.

Karena itu, usahakan kita benar-benar menyimak dan meyakinkan andai mobil yang Anda pakai benar-benar sudah berhenti saat akan mundur, baru setelah tersebut Anda mengalihkan gear ke posisi ‘R’ baru selanjutnya memundurkan mobil Anda.

3. Saat kita parkir, usahakan memakai gigi ‘P’
Hal yang barangkali secara terbius Anda kerjakan saat jalanan macet atau sedang di lampu merah ialah memindahkan posisi gear ke posisi P (parking) dengan destinasi untuk menghemat bahan bakar. Selamat, ternyata apa yang Anda kerjakan adalahtindakan yang salah. Sebab, ternyata urusan itu justru dapat menciptakan kendaraan kita rusak sebab perpindahan gigi yang Anda kerjakan terlalu memakan tidak sedikit gaya untuk mengarah ke ke gigi ‘D’ (drive).

Karena itu, usahakan Anda melulu menggunakan gigi ‘P’ melulu ketika kita parkir saja atau saat situasi jalan macet, Anda bisa merubah posisi gear ke posisi ‘N’ (neutral) atau dapat juga tetap sedang di gigi ‘D’ dan memasuki rem saat mobil dalam suasana berhenti ketika jalan macet atau lampu merah.

4. Hindarilah ‘menggeber’ mobil matik Anda
Para pengemudi yang penasaran dengan performa mesin mobilnya, seringkali ‘menggeber’ kendaraannya dengan teknik menginjak gas pada posisi gigi netral dan langsung mengalihkan giginya ke posisi ‘D’ sehingga menciptakan mobil terhentak. Hal ini usahakan kita hindari, sebab malah dapat merusak sistem transmisi mobil matic Anda.

5. Ganti oli transmisi tepat waktu
Mobil matik seringkali mempunyai kinerja transmisi yang lumayan berat sampai-sampai dapat menghasilkan panas yang lebih banyak daripada mobil manual. Jika urusan ini terjadi secara terus menerus, bisa menghasilkan karbon atau kotoran yang tinggi sampai-sampai dapat mengontaminasi oli transmisi yang ada pada mobil matik Anda.

Sumber : https://www.surveymonkey.com/r/92N3CTB