Suka duka Achmad Zaky bangun Bukalapak, pernah ditinggal karyawan

Suka duka Achmad Zaky bangun Bukalapak, pernah ditinggal karyawan

Suka duka Achmad Zaky bangun Bukalapak, pernah ditinggal karyawan

Tangan dingin Achmad Zaky Syaifudin dan teman-temannya mengantarkan platform dagang online Bukalapak menjadi salah perusahaan rintisan yang masuk ke geng unicorn di Indonesia.

“Saya sendiri dulu juga bukan businessman, bukan profesional yang punya segudang pengalaman atau bukan marketing expert. Kami adalah nerds,” kata Zaky melalui surat elektronik kepada Antara.

Bukalapak bermula dari tiga sekawan Zaky, Fajrin Rasyid (kini Presiden

Bukalapak) dan Nugroho Herucahyono (kini CTO Bukalapak) yang punya ide untuk membuat platform dagang untuk membantu pedagang kecil. Usai lulus dari Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung, Zaky pulang kampung ke Sragen dan mendapati banyak tetangganya yang berbisnis kecil-kecilan, namun tidak berkembang meski pun sudah berjalan belasan tahun.

Baca juga: Perjuangan CEO Kudo Agung Nugroho menyulap warung jadi toko daring

Baca juga: Penjualan token listrik Bukalapak mampu terangi 800 ribu rumah

“Ini lah sebenarnya alasan yang membuat saya kepikiran bagaimana cara yang tepat untuk membantu mereka,” kata Zaky.

Sayangnya, tidak banyak yang memahami ide Zaky hingga membuatnya

sulit menemukan kawan yang tepat untuk membuat platform seperti itu. Pencarian Zaky akhirnya bermuara pada Nugroho, teman kuliahnya, dan Fajrin yang sempat bekerja di perusahaan konsultan.

Zaky dan kawan-kawan akhirnya mereka membuat platform Bukalapak,

pertama kali hadir di internet pada 2010. “Bukalapak akhirnya live untuk pertama kalinya mulai Januari 2010 dari sebuah kamar kosan,” kata Zaky.

 

sumber :

https://www.ilmubahasainggris.com/seva-mobil-bekas/