PRINSIP AKUNTANSI

PRINSIP AKUNTANSI

Table of Contents

PRINSIP AKUNTANSI

PRINSIP AKUNTANSI
PRINSIP AKUNTANSI

Prinsip-prinsip akuntansi (Accounting Principle) merupakan dasar atau petunjuk bagi mereka yang melakukan praktek atau kegiatan di bidang akuntansi, sehingga wajib ditaati khususnya dalam hal proses penyusunan laporan keuangan. Prinsip akuntansi dapat memberikan petunjuk tentang bagaimana data sumber-sumber dan kewajiban ekonomi dicatat sebagai harta dan kewajiban, bagaimana cara mencatatnya, kapan perubahan tersebut dicatat, serta bagaimana mengukurnya dan informasi apa saja yang diungkapkan dan bagaimana cara mengungkapkannya.

Menurut Niswonger dan Fess prinsip-prinsip akuntansi yang paling penting dan secara luas digunakan adalah sebagai berikut :

1. Kesatuan usaha (Bussines Entity)
2. Perusahaan berjalan (Going Concern)
3. Bukti yang obyektif (Objective Evidence)
4. Unit pengukuran (Unit of Measurement)
5. Periode akuntansi (Accounting Period)
6. Penandingan pendapatan dengan beban (Matching Revenue and expired Cost)
7. Konsistensi (Consistency)
8. Materialitas (Materiality)
9. Konsevatisme (Consevatisme)

Sumber : https://www.evernote.com/shard/s460/sh/45d7eb0e-43d7-4342-b6b6-0f05a406c371/0fc015614e7bfeb72fa0d5b5275ba33e