Tol Soroja Melalui Proses Konsinyasi

Tol Soroja Melalui Proses Konsinyasi

Tol Soroja Melalui Proses Konsinyasi
Tol Soroja Melalui Proses Konsinyasi

BANDUNG-Permbangunan berbagai infrastruktur, khususnya ruas Tol terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna peningkatan perekonomian di wilayah-wilayah yang sebelumnya terhambat oleh infrastruktur jalan.

Seperti halnya yang saat ini sedang dilakukan pembangunan Tol Soroja

sepanjang 10,5 kilometer yang terbentang dari Soreang Kabupaten Bandung hingga Pasirkoja Kota Bandung.

Namun menurut Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, di Bandung, untuk mempangunan jalan Tol tersebut tidaklah mudah, tetapi sering terkendala oleh pembebasan lahan, dimana pemilik lahan biasanya menawarkan harga cukup tinggi.

“Seperti yang terjadi di Tol Soroja ini, pembebasan lahan tinggal

menyisakan 4% tepatnya di daerah Soreang, ini karena harga yang ditawarkan oleh pemilik terlalu tinggi,” ujarnya.

Oleh karenanya menurut Iwa, untuk memperlancar pembangunan tol ini , pihaknya akan membawa proses tersebut melakui konsinyasi atau bagi hasil

“Mudah-mudahan pembebasan tanah ini pemiliknya memberikan harga

yang wajar, tetapi dalam waktunya nanti tetap bersikukuh maka kita akan melakukan langkah lanjutan melalui konsinyasi,” katanya.

 

Baca Juga :

OJK Jabar Resmikan Kantor

OJK Jabar Resmikan Kantor

OJK Jabar Resmikan Kantor
OJK Jabar Resmikan Kantor

BANDUNG-Setelah sekian lama menempati kantor bersama Bank Indonesia

(BI) di Jalan Braga, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabar kini menempati kantor baru di Jalan Dago Bandung.

Peresmian dilakukan Kepala OJK Regional Jabar Sarwono dihadiri oleh Ilya Avianti, anggota dewan komisioner OJK Pusat.

Usai peresmian sekaligus diadakan ramah tamah dengan wartawan dan

juga memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim piatu.

“Keberadaan OJK Jabar bukan hanya sebagai pengawas saja namun juga

harus memberikan andil pada pertumbuhan ekonomi di Jabar,” demikian sambutan dan sekaligus pesan Ilya Avianti kepada karyawan OJK Jabar. jo

 

Sumber :

http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/gambar-jaring-jaring-balok

Pusat Halal Salman Adakan Training Bisnis Kuliner Halal Bagi Guru PAUD

Pusat Halal Salman Adakan Training Bisnis Kuliner Halal Bagi Guru PAUD

Pusat Halal Salman Adakan Training Bisnis Kuliner Halal Bagi Guru PAUD.
Pusat Halal Salman Adakan Training Bisnis Kuliner Halal Bagi Guru PAUD.

BANDUNG – Pusat Halal Salman mengadakan Training Halalopreneurship: Menuju Gaya Hidup Halal bagi guru PAUD, Rabu, 15 Juni 2016 mendatang. Pelatihan yang tidak memungut biaya ini ditujukan agar para guru PAUD memiliki penghasilan tambahan.

“Selain bertujuan sebagai program pemberdayaan, pelatihan-pelatihan semacam ini juga diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kesadaran masyarakat,” kata Pembina Pusat Halal Salman Nashir Budiman.

Menurutnya status halal-tidaknya suatu barang yang semakin tidak jelas

sangat mengkhawatirkan sehingga harus diberikan informasi yang jelas dan lengkap.

“Misalnya orang bikin lemper, pakai daging ayam. Tempat penyembelihannya bersertifikat, tidak?” ujarnya.

Dalam pelatihan ini, peserta akan dibimbing oleh Praktisi Makanan Kreatif dan Halal, Ina Juniarti, untuk mengkreasikan pasta dan kue lebaran dengan bahan yang hemat.

Lebih jauh lagi Nashir menjamin, peserta akan diberi pengetahuan memulai

usaha kuliner dengan modal sebesar Rp.50.000,- saja.

“Mereka harus bisa jualan. Dengan belajar ini, mudah-mudahan jadi jalan rezeki untuk mereka,” lanjutnya.

Training Halalopreneurship akan dilangsungkan di Gedung Serba Guna

(GSG) Masjid Salman ITB. Acara ini dimulai dari pukul 09.00 – 15.00 WIB. Peserta tidak dipungut biaya. (jo)

 

Sumber :

http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/jangka-sorong

RZ Kirim Ambulan Bantu Aceh

RZ Kirim Ambulan Bantu Aceh

RZ Kirim Ambulan Bantu Aceh
RZ Kirim Ambulan Bantu Aceh

 

BANDUNG-Rumah Zakat (RZ) menurunkan tiga unit kendaraan ambulan beserta berbagai peralatan medis pendukung untuk membantu korban gempa di Pidie Jaya, Nanggro Aceh Darussalam.

Fakhrur Razi, Koordinator Relawan RZ Aceh mengatakan, bantuan ini

untuk warga yang mengalami keluhan rasa sakit ataupun luka ringan dilakukan langsung pemeriksaan dan pengobatan di lokasi.

“Untuk warga yang mengalami luka cukup berat, kami bantu antarkan ke Rumah Sakit, kami juga menurunkan bantuan spesialis tulang guna membantu korban yang mengalami keretakan atau patah tulang,” ucap Fakhrur, melalui rilis yang diterima jabarprov.go.id.

Berdasarkan data BNPB Aceh, hingga saat ini jumlah korban meninggal

telah ditemukan lebih dari 100 jiwa, dimana korban terbanyak ditemukan di Kabupaten Pidie Jaya dan sisanya ditemukan di Kabupaten Bireun dan Kabupaten Pidie. Sementara untuk korban yang mengalami luka ringan dan berat terdapat lebih dari 660 jiwa.

Jumlah warga yang mengungsi mencapai 10.500 jiwa dan tersebar di lima kecamatan, yaitu Kec. Lueng Putu, Kec. Mereudu, Kec. Meurah Dua, Kec. Ulim, dan Kec. Trieng Gadeng. Dan jumlah tersebut kemungkinan bisa bertambah seiring masih banyaknya bangunan yang harus dibersihkan.

Bantuan yang saat ini paling dibutuhkan oleh pengungsi diantaranya MCK,

air bersih, makanan siap saji, selimut, makanan bayi, pampers, obat-obatan, dan peralatan dapur umum. Dan kemungkinan jumlah tersebut akan terus bertambah.

 

Baca Juga :

 

Portal e-Priangan Diluncurkan

Portal e-Priangan Diluncurkan

Portal e-Priangan Diluncurkan
Portal e-Priangan Diluncurkan

BANDUNG–Bertempat di kantor Bank Indonesia (BI) Jabar, Forum Koordinasi Pengendalian Inflasi (FKPI) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Barat meluncurkan e-Priangan yang dilengkapi dengan e-Commerce, Jumat (16/12).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar Rosmaya Hadi menyatakan portal

ini sebenarnya sudah berjalan, namun kali ini dilengkapi dengan fitur e-Commerce untuk bisa lebih maksimal.

“Harapannya, dengan adanya fitur e-Commerce pada Priangan tidak saja

hanya menjadi penyedia data atau informasi mengenai harga komoditas terkini, melainkan juga sebagai portal bagi masyarakat atau konsumen untuk dapat mengakses komoditas strategis dengan harga yang murah dan berkualitas,” kata Rosmaya yang terpilih sebagai anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia (DGI).

Untuk fitur e-Commerce ini bekerja sama dengan vendor rekanan Priangan

yakni Bulog dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, dengan komoditas yang ditawarkan berupa beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, daging sapi, dan tepung terigu.

“Harga lebih murah agar pasar mengimbangi. Namun pembeli harus jelas identitasnya, tidak bisa membeli dalam partai besar. Akan dipantau pastinya,” katanya. jo

 

 

Sumber :

https://indonesiana.tempo.co/read/133382/2019/04/23/ojelhtcmandiri/hak-tugas-dan-fungsi-dpr

Rumah Wakaf Bangun Jembatan di Cidolog Ciamis

Rumah Wakaf Bangun Jembatan di Cidolog Ciamis

Rumah Wakaf Bangun Jembatan di Cidolog Ciamis
Rumah Wakaf Bangun Jembatan di Cidolog Ciamis

BANDUNG-Rumah Wakaf Indonesia bersama para donatur (pemberi wakaf) membangun Jembatan Ciseel yang terletak di Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

Direktur Rumah Wakaf, Soleh mengatakan, pembangunan Jembatan Ciseel

yang setiap harinya dilalui oleh 1.000 orang, baik yang berjalan kaki maupun pengendara motor, dilaksanakan sejak Juli 2016 dan kini jembatan tersebut sudah dapat digunakan oleh masyarakat.

“Sebelumnya kondisi Jembatan Ciseel yang sudah berumur 46 tahun tersebut sudah tidak layak untuk digunakan, sudah banyak orang yang menjadi korban akibat jatuh dari Jembatan Ciseel dan ada yang meninggal dunia,” ucap Soleh, dalam peluncuran Jembatan Ciseel, Senin (19/12).

Sementara itu, Ipah, salah seorang warga Kampung Lintung Pucung, Desa

Ciparay, mengaku senang dengan dibukanya kembali Jembatan Ciseel setelah sebelumnya direnovasi akibat kondisinya yang rusak.

“Jembatan ini merupakan akses jalan untuk anak-anak sekolah, ke

puskesmas dan akses perekonomian untuk masyarakat Kampung Lintung Pucung dan Kampung Lingga Sari. Alhamdulillah sekarang nggak usah takut lagi kalau mau nyebrang jembatan,” ungkapnya.

Perbaikan terhadap jembatan Ciseel, merupakan jembatan kelima yang dibangun oleh Rumah Wakaf bersama para donator, sebelumnya Rumah Wakaf telah membangun Jembatan di Cigawir Garut, Citamiang Cianjur, Naringgul Cianjur, dan Cisentul Lebak Banten.

 

Sumber :

https://indonesiana.tempo.co/read/133382/2019/04/23/ojelhtcmandiri/hak-tugas-dan-fungsi-dpr

Masyarakat Antri Menukar Uang Baru

Masyarakat Antri Menukar Uang Baru

Masyarakat Antri Menukar Uang Baru
Masyarakat Antri Menukar Uang Baru

BANDUNG–Pasar Baru di Jalan Otista Kota Bandung menjadi lokasi pertama Bank Indonesia wilayah Jabar bagi masyarakat yang ingin menukar uang baru.

Animo masyarakat untuk mendapatkan uang keluaran terbaru sangat

tinggi. Mobil kas keliling milik BI Jabar yang terparkir di depan Pasar Baru Trade Center langsung diserbu masyarakat, Selasa (20/12).

Bahkan mereka rela untuk mengantri demi mendapatkan uang edisi terbaru yang secara resmi dikeluarkan BI Senin kemarin.

 

“Masyarakat bisa menukar uang Rp 200.000 dengan uang pecahan

terbaru,” ujar Mikael Budisatrio, Deputi Direktur BI Jabar.

Uang pecahan yang terbaru dapat ditukar adalah Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5000, Rp 2000 dan Rp 1000.

 

Inayah warga masyarakat yang antri menukar uang mengaku senang dengan bentuk uang baru itu.

“Mirip uang luar negeri, Korea,” ujarnya sambil menunjukan uang terbaru. jo

 

Sumber :

https://www.50connect.co.uk/forums/celebrity–3/threads/applied-and-pure-art-definition-types-pictures-and

Kawah Dieng Meletus, Lokasi Wisata Ditutup

Kawah Dieng Meletus, Lokasi Wisata Ditutup

Kawah Dieng Meletus, Lokasi Wisata Ditutup
Kawah Dieng Meletus, Lokasi Wisata Ditutup

BANDUNG-Kawah Sileri yang berada di Kompleks Gunung Dieng di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah tiba-tiba meletus pada Minggu (02/07) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, letusan yang disertai dengan material lahar dingin, lumpur dan asap hingga mencapai 50 meter sehingga mengenai wisatawan yang saat itu berada di sekitar Kawah Sileri.

“Tipe letusan adalah freatik, yaitu letusan gas atau embusan asap dan

material yang dipicu oleh tekanan gas yang berada di bawah permukaan,” ucapnya.

Menurut Sutopo, berdasarkan laporan sementara dari BPBD Banjarnegara, saat terjadi letusan terdapat 17 orang pengunjung atau wisatawan, 4 orang menderita luka-luka dan dirawat di Puskesmas I Batur.

” Tidak ada korban jiwa meninggal dunia. 17 orang yang berada di Kawah Sileri ada lah,” kata Sutopo, melalui rilis yang diterima jabarprov.go.id.

Sutopo mengatakan, petugas dari BPBD Kabupaten Banjarnegara, PVMBG, TNI, Polri, SKPD, relawan, dan lainnya sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan area wisata tersebut dan mengimbau pengunjung untuk meninggalkan lokasi.

“Pengunjung maupun warga diminta untuk meninggalkan lokasi dan untuk

area kawah sudah dikosongkan. Kejadian tersebut berpotensi akan menimbulkan letupan susulan,” ujarnya.

Kawah Sileri merupakan salah satu objek wisata di Dieng Plateau, memiliki bentuk unik berupa kepundan datar, sehingga permukaan air kawah yang selalu mendidih terus mengalir ke permukaan yang lebih rendah.

Dengan permukaan air mencapai 4 hektar dan aktivitas kawah ini cukup tinggi, sempat beberapa kali meletus, sehingga menjadi kawah yang paling berbahaya di Dieng.

Kawah Sileri merupakan kawah yang paling aktif dan pernah meletus beberapa kali, yang sempat tercatat adalah tahun 1939, 1944, 1964, 1984, 2003, 2009.

Hingga saat ini status Gunung Dieng masih normal aktif. Belum ada

kenaikan status terkait dengan peningkatan aktivitas gunung dan letusan yang terjadi pada siang ini

 

Baca Juga :

 

 

Rumah Zakat Himpun Dana Zakat Selama Ramadan Rp 70 Miliar

Rumah Zakat Himpun Dana Zakat Selama Ramadan Rp 70 Miliar

Rumah Zakat Himpun Dana Zakat Selama Ramadan Rp 70 Miliar
Rumah Zakat Himpun Dana Zakat Selama Ramadan Rp 70 Miliar

BANDUNG-Pada Ramadhan 1438 H, penghimpunan dana zakat di Rumah Zakat berhasil melampaui target. Tahun ini, Rumah Zakat berhasil menghimpun 101 persen dari target pengimpuan Ramadhan yaitu sebesar Rp 70 miliar.

“Alhamdulillah penghimpunan zakat tahun ini berhasil melebihi target.

Pertumbuhan penghimpunan dana zakat ini bisa terjadi salah satunya karena pemahaman masyarakat tentang zakat yang sudah semakin matang. Artinya, masyarakat sudah memiliki pemahaman bahwa zakat merupakan kewajiban, dan membayar zakat di lembaga resmi adalah suatu keharusan,” papar CEO Rumah Zakat, Nur Efendi, Selasa (4/7).

Selain itu, Nur berpendapat, terjadinya peningkatan penghimpunan dana

zakat yang terjadi setiap tahun dipengaruhi oleh lonjakan ekonomi masyarakat menjadi middle class Muslim. Hal ini mendorong kesadaran masyarakat untuk berbagi dan menyisihkan rezeki mereka.

“Saat ini masyarakat sudah banyak yang menjadikan zakat sebagai gaya

hidup. Ini adalah kabar baik karena pemahaman masyarakat sudah semakin meningkat. Sepengetahuan saya hal ini terjadi pula di lembaga-lembaga zakat resmi lain,” tambah Nur.

Setiap tahun Rumah Zakat mengalami peningkatan penghimpunan dana zakat dengan rata-rata pertumbuhan 10 persen. Tahun lalu, Rumah Zakat pun berhasil menghimpun sekitar 102 persen dari target yang ditentukan yaitu Rp 60 miliar.

 

 

Sumber :

https://www.shorturl.at/dnST9

Kahitna Tampil di Halbil Bandung

Kahitna Tampil di Halbil Bandung

Kahitna Tampil di Halbil Bandung
Kahitna Tampil di Halbil Bandung

BANDUNG-Grup musik asal Kota Bandung, Kahitna tampil di Balai Kota

Bandung untuk memenuhi undangan Pemerintah Kota Bandung dalam memeriahkan acara Halal Bihalal di Plaza Balai Kota Bandung, Kamis (06/07).

Musisi Yovie Widianto mengaku, dirinya bersama grup band Kahitna

bangga bisa tampil di Balai Kota Bandung karena Bandung memiliki sejarah bagi Kahitna.

“Bagi grup band yang telah berusia 31 tahun, sebagian besar lagu-lagu Kahitna lahir di Bandung,” ucap Yovie, usai mengisi acara Halal Bihalal di Plaza Balai Kota Bandung.

Menurut Yovie, Bandung adalah kota yang paling inspiratif dimana lagu-lagu Kahitna banyak diciptakan di Bandung. Dengan waktu proses di sejumlah tempat seperti di Dago, Cimanuk, Jalan Aceh, Cihapit.

“Saat tampil di Kota Bandung, khususnya di Balai Kota, ia merasa

kerinduan itu muncul kembali. Ketika ke Bandung itu seperti ke rumah aslinya kita, selalu exciting, senengnya, kami memang diakui sebagai band Bandung, dimanapun kami berada,” katanya.

 

Sumber :

http://bit.do/gurupendidikan