Penerapan Konsep Estetika Dalam Manajemen

Penerapan Konsep Estetika Dalam Manajemen

Penerapan Konsep Estetika Dalam Manajemen

Penerapan Konsep Estetika Dalam Manajemen
Penerapan Konsep Estetika Dalam Manajemen

Dalam filsafat manajemen

terkandung dasar pandangan hidup yang mencerminkan keberadaan, identitas dan implikasinya guna mewujudkan efisiensi dan efektivitas dalam pekerjaan manajemen. Untuk merealisasikan tujuan diperlukan beberapa faktor penunjang sehingga merupakan kombinasi yang terpadu, baik menyangkut individu maupun kepentingan umum. Hal ini dimaksudkan adanya keseimbangan diantara faktor – faktor yang diperlukan dalam mencapai suatu kekuatan untuk mengejar suatu hasil yang maksimum.

Mary Parker Follet mengemukakan

bahwa manajemen merupakan suatu bentuk seni untuk melakukan suatu pekerjaan lewat orang lain. Definisi dari Mary Parker Follet ini mengandung perhatian pada sebuah kenyataan bahwa para manajer dapat mencapai tujuan organisasi dengan cara mengatur orang lain agar dapat melaksanakan apa saja yang diperlukan dalam suatu pekerjaan, tidak dengan cara melaksanakan pekerjaan tersebut seorang diri.

Jadi estetika atau seni diterapkan

dalam proses penerapan fungsi – fungsi manajemen dalam perusahaan (Planning, Organizing, Actuating dan Controlling). Terutama di Bali sebagai daerah pariwisata yang terkenal, tentunya aspek estetika menjadi sangat penting. Contohnya pengerjaan sebuah proyek perusahaan.

Baca Juga :