Mengenal Tentang Sistem Gerak Pada Hewan

Mengenal Tentang Sistem Gerak Pada Hewan

Mengenal Tentang Sistem Gerak Pada Hewan

Mengenal Tentang Sistem Gerak Pada Hewan
Mengenal Tentang Sistem Gerak Pada Hewan

1.  Sistem Gerak Pada Invertebrata

  •  Hewan invertebrata memiliki sistem rangka hidrostatik yang memungkinkan gerakan peristalsis.
  • Gerakan ini merupakan pergerakan hasil kontraksi otot yang ritmik dari kepala sampai ekor.
  •  Gerakan ini diakibatkan adanya otot silkuler dan otot longitudinal.
  •  Invertebrata juga memiliki sistem rangka untuk melindungi tubuh mereka yaitu eksoskeleton yan terdiri dari shell (cangkang) dan body case (kepingan yang disatukan sendi yang fleksibel).

2.  Sistem Gerak Pada Vertebrata

  •  Hewan vertebrata membutuhkan sistem rangka untuk menyokong berat tubuh.
  • Hal tersebut diatasi dengan adanya endoskeleton (rangka dalam) yang dapat tumbuh seiring dengan pertumbuhan tubuhnya.
  • Endoskeleton terususun dari tulang, dan otot berkerja sama dengan tulang untuk membentuk sistem gerak.
  •  Sistem gerak hewan vertebrata sama seperti pada manusia.
  •  Hewan vertebrata dikelompokkan berdasarkan tempat hidupnya, yaitu :

a. Sistem gerak hewan yang hidup di udara.

  •  Burung merupakan contoh hewan yang beradaptasi dengan baik untuk dapat bergerak di udara,
  •  karena ia memiliki sayap dan bulu yang berfungsi untuk mengangkat tubuh di udara, rangka yang ringan, ramping dan pipih, dan sistem tulang dan otot yang kuat untuk menggerakkan sayap.
  • Bulu burung, selain berfungsi untuk terbang juga berfungsi untuk menahan panas sehingga menjaga tubuh burung tetap hangat.
  •  Sedangkan tulang burung memiliki struktur yang teradaptasi untuk terbang seperti paruh yang lebih ringan daripada rahang pada hewan mamalia,
  •  tulang dada yang pipih dan luas tempat otot terbang melekat, tulang berongga dan ringan yang memiliki struktur bersilang, sayap yang tersusun dari tulang-tulang yang lebih sedikit dari tulang tangan manusia,
  • tulang belakang bergabung untuk memberi bentuk rangka yang padat, terutama ketika mengepakan sayap saat terbang

3.  Sistem gerak hewan yang hidup di air.

  • Air memiliki kerapatan yang lebih besar dibandingkan udara, sehingga hewan lebih sulit bergerak dalam air. Namun, gaya angkat air lebih besar dibanding udara.
  •  Contoh hewan yang hidup di dalam air yaitu ikan.
  •  Bentuk tubuh ikan yang aerodinamis pada hewan dalam air dapat mengurangi hambatan ketika bergerak dalam air.
  • Ekor dan sirip ekor yang lebar untuk mendorong gerakan dalam air.
  •  Ikan juga memiliki sirip tambahan untuk mencegah gerakan yang tidak diinginkan.
  • Ada juga gelembung renang untuk mengatur gerakan vertikal pada ikan sehingga dapat bergerak.
  •  Susunan otot dan tulang belakang ikan yang fleksibel juga membantu ekor ikan untuk mendorong melawan air sehingga dapat mudah bergerak dalam air.

(Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/)