Mengenal Tentang Zat-Zat Gizi Pada Makanan

Mengenal Tentang Zat-Zat Gizi Pada Makanan

Mengenal Tentang Zat-Zat Gizi Pada Makanan

Mengenal Tentang Zat-Zat Gizi Pada Makanan
Mengenal Tentang Zat-Zat Gizi Pada Makanan

Asam Amino

Protein ini adalah komponen kunci makanan yang sangat kita perlukan terutama jika usia kita sudah beranjak 40 tahun ke atas, di mana masa otot mulai mengalami penurunan 1% setiap tahun.

Protein ini dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki sel-sel yang rusak. Sumber: antara lain ayam, daging, sea food, telur, susu skim, yoghurt, keju cottage, dan kacang-kacangan.


Karenanya jangan lupakan makanan kaya protein dalam makanan anda, seperti daging ayam, telur, makanan laut, yogurt, susu bebas lemak, dll. Selain proteinnya sendiri yang sangat bermanfaat untuk otot kita, kandungan mineral ( kalsium, fosfor, dan kalium) yang banyak terdapat di dalam makanan kaya protein ini (seperti pada yogurt dan susu bebas lemak). Ini bermanfaat baik untuk menstabilkan tekanan darah dan membantu penguatan tulang.

Betakaroten

Merupakan antioksidan yang kuat dan dapat membantu menetralkan radikal bebas dalam tubuh serta menghentikan efek kerusakan sel. Juga mengurangi oksidasi lemak tubuh, sehingga mencegah terjadinya endapan dalam arteri. Sumber: antara lain wortel, tomat, ubi, brokoli, bayam, cabai merah, buah yang dagingnya berwarna kuning dan merah seperti pepaya, mangga, melon, dan jeruk.

Kalsium

Konsumsi kalsium sangat penting diperhatikan sejak usia anak, untuk tabungan tulang masa depan, sehingga menguatkan tulang, mencegah osteoporosis, serta bermanfaat untukfungsi otot dan saraf. Sumber: antara lain susu, sayuran berdaun hijau, rumput laut, tahu, sarden, salmon, almond, dan biji-bijian.

Karena kalsium tidak bisa membantu pembentukan tulang yang kuat jika kita kurang mengkonsumsi protein, maka professor kedokteran dari Universitas Creighton di Omaha merekomendasikan kita mengkonsumsi sekitar 11 ons protein per hari bagi wanita dengan berat 145 pound. Dosis ini juga baik untuk program anti penuaan anda.

Koenzim Q10

Membantu tubuh dalam mengkonversi makanan menjadi cadangan energi dan menguatkan jantung. Juga berperan sebagai antioksidan dan menghambat perubahan degeneratif. Sumber: antara lain ikan, minyak sayur, kacang-kacangan, wheat germ, bayam, dan brokoli.

Asam Folat

Sangat penting untuk pembentukan sel darah merah. Kekurangan asam folat berhubungan dengan keadaan mudah lelah, depresi, dan penyakit jantung. Sumber antara lain ekstrak yeast, kedelai dan kacang hitam, wheat germ, sereal, jeruk, bergs mesh, sayuran berdaun hijau.

Omega 3

Merupakan asam lemak esensial yang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan kolesterol tinggi.Sumber: antara lain ikan (salmon, anchovy, makerel, herring, sarden, tuna), kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Ikan terutama yang berasal dari laut kaya akan asam lemak omega-3. Asam lemak esensial ini sangat baik untuk meningkatkan mood dan perilaku seseorang. Selain itu asam lemak yang banyak terkandung dalam ikan tuna dan salmon ini sangat potensial sebagai penangkal efek inflamasi.

Selenium

Selenium adalah trace element yang berfungsi sebagai antioksidan yang sangat kuat dan mampu mencegah penyakit jantung, kanker, dan penuaan dini. Juga balk untuk memelihara kulit.Sumber: antara lain yeast, walnut, lentil, biji bunga matahari, brokoli, kol, onion, bawang putih, jamur, tuna, sarden, dan salmon.

Vitamin B

Merupakan golongan vitamin larut air yang sangat penting untuk perkembangan sistern saraf, menstabilkan metabolisme, dan membantu sistem pencernaan. Sumber antara lain ekstrak yeast, whole grain, biji bunga matahari, kacang-kacangan, telur, unggas, jamur, dan ikan berlemak.

Vitamin C

Vitamin C adalah antioksidan yang sangat kuat. Konsumsi tinggi vitamin C dapat memperbaiki aliran darah dan sistem imunitas, serta menghambat penuaan. Sumber. antara lain apel, pir, jeruk, kiwi, stroberi, melon, mangga, pepaya, anggur merah, cabai merah dan hijau, brokoli, kol merah dan hijau, lettuce, tomat.

Vitamin E

Vitamin E adalah antioksidan yang kuat, mampu melindungi membran sel dari oksidasi dan mencegah timbulnya endapan pada arteri. Sumber antara lain wheat germ, biji bunga matahari, alpukat, tuna, salmon, bayam, almond, minyak sayur, serta sayuran berdaun hijau.

Zinc

Bermanfaat untuk pertumbuhan dan meningkatkan kesuburan, melawan radikal bebas, menguatkan sistem imunitas, kesehatan kulit dan rambut. Sumber antara lain wheat germ, hat, tiram, kerang hijau, biji-bijian, rumput laut, kacang-kacangan, dan daging.


Tetaplah mengkonsumsi gandum, beras merah, roti, sereal sebagai sumber makanan sehari-hari anda. Kandungan serat di dalam makanan-makanan ini sangat baik untuk mencegah anda kelebihan berat badan. Penelitian juga menunjukkan bahwa makanan berbiji ini berperan dalam memerangi penyakit diabetes, penyakit jantung, stroke, kanker usus besar, tekanan darah tinggi, dan lain-lain.

Antioksidan

Selain makan makanan yang bergizi, proses penuaan dini dapat diperlambat atau dicegah dengan antioksidan. Tubuh kita sebenarnya bisa menghasilkan antioksidan secara alamiah, tetapi sayang kemampuan ini sangat terbatas. Jika produksi radikal bebas terlalu berlebihan dan tidak dapat diimbangi dengan produksi antioksidan dari tubuh kita sendiri, hal ini dapat merusak sel-sel tubuh kita, termasuk sel-sel kulit, akibatnya kulit menjadi kriput dan kusam.

Antioksidan adalah senyawa yang mampu menghambat oksidasi radikal bebas. Sebagai bahan aktif, antioksidan digunakan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat oksidasi dan mencegah penuaan dini.

Buah dan Sayuran Sebagai Anti Penuaan Dini Alami

Meski menjadi tua adalah suatu kepastian dan siapapun tidak bisa mencegahnya, namun banyak dari kita berusaha semaksimal mungkin agar jika mungkin bisa merasakan masa muda lebih lama. Akhirnya sebagian orang melakukannya dengan cara tidak alami misalnya melakukan operasi plastik. Namun kemudian adanya kemungkinan efek negatif dari operasi plastik ini, banyak dari kita akhirnya lebih tertarik kepada terapi alami untuk bisa terlihat muda selalu. Salah satunya melalui perbaikan pola hidup sehari-hari dan pengaturan pola diet.

 

Baca Artikel Lainnya: