Ketika Siswa Menjadi Pujangga

Ketika Siswa Menjadi Pujangga

Ketika Siswa Menjadi Pujangga

 

Ketika Siswa Menjadi Pujangga

 

Setelah namanya disebut

Sandy Septiana naik ke panggung. Dengan selembar kertas di tangan kiri, Siswa SMKN 5 Bandung tersebut memberi hormat kepada dewan juri sebelum beraksi membacakan puisi. Ia mengucap salam dengan suara yang kecil. Namun, saat mulai membacakan puisi, seketika suaranya berubah menjadi berat, seisi perhatian orang yang ada Aula SMKN 3 Bandung pun tertuju padanya seorang.

Siswa bernomor peserta 9 tersebut membaca puisi  “Nyanyian Kemerdekaan” karya Penyair Ahmadun Yosi Herfanda. Tatapannya tajam. Intonasinya jelas. Air mukanya memaknai bait-bait puisi yang menceritakaan kemerdekaan Indonesia. “Maka bangkitlah Sutomo, bangkitlah Wahidin Sudirohusodo, bangkitlah Ki Hajar Dewantara, bangkitlah semua dada yang terluka,” ucap Sandy dengan nada berapi-api.

 

Di tempat terpisah

Elsa Raysa Agustin duduk hening di perpustakaan, seraya berinkubasi mencari insiprasi untuk menumpahkan kata-kata dalam kertas di hadapannya. Siswa SMK Kartika XIX-Kota Bandung tersebut mengikuti lomba  penulisan puisi.

“Puluhan janji terucap di dada, ribuan permohonan dalam doa, ratusan amanat dalam pundak, jutaan catatan bangsa dengan peda, bahkan miliyaran harapan terucap,” tulis Elsa di beberapa penggalan puisinya yang menceritakan tentang sumpah pemuda.

Pemandangan tersebut didapati dalam kegiatan

“Lomba Menulis dan Membaca di Bulan Bahasa” yang diselenggerakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMK Kota Bandung di SMKN 3 Kota Bandung, Jalan Solontongan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Senin, 29 Oktober 2018. Perlombaan tersebut diikuti oleh 101 Siswa SMK Se Kota Bandung dengan masing-masing 62 siswa mengikuti lomba membaca puisi dan 32 lainnya mengikuti lomba menulis puisi.

 

Dalam lomba membaca puisi, Siswa SMKN 8 bandung

Rudiman berhasil menjadi juara pertama Sedangkan juara kedua dan ketiga berhasil disabet oleh Siswa SMK Persis 2 Bandung, Randi Hadiman dan Siswa SMK Al Hadi, Dea Anggraeni

Sedangkan di lomba menulis puisi, Siswa SMKN 13 Bandung, Yasmin Nurazizah sukses menjadi juara satu. Diikuti oleh Siswa SMKN Kartika XIX-Kota Bandung, Elsa Rayhan Agustin dan Siswa SMKN 6 bandung, Hani Rahmayanti.

 

Elsa mengatakan

dirinya sangat bersyukur atas hasil yang ia raih. “Bersyukur, ini menjadi suatu modal dan kebanggan untuk orang-orang di sekeliling Elsa. Meski sedikit kecewa karena tidak sesuai target, Elsa tetap dapat banyak pengalaman dari acara ini,” tutur Siswi Kelas XI Jurusan Teknik Komputer Jaringan tersebut.

Lewat ajang ini, menurut Ketua Panitia Acara, Sugiharti, siswa mampu mengekspresikan kreativitasnya lewat bahasa, sehingga ini menjadi nilai tambah bagi mereka agar terus menjunjung tinggi bahasa Indonesia. “Lewat ajang ini, siswa mampu mengekpresikan kreativitas dan emosi lewat bahasa. Ini menjadi penting untuk mereka,” ujar Guru SMKN 3 Bandung tersebut.

 

Sumber : https://pengajar.co.id/